Umar al-Basyir
ุนู…ุฑ ุงู„ุจุดูŠุฑ
Al-Basyir pada 2015
Presiden Sudan Ke-7
Masa jabatan
16 Oktober 1993ย โ€“ 11 April 2019
Perdana MenteriBakri Hassan Saleh
Motazz Moussa
Mohamed Tahir Ayala
Wakil Presiden
Sebelum
Pengganti
Ahmed Awad Ibn Auf (Dewan Militer Transisi)
Ketua Dewan Komando Revolusi untuk Keselamatan Nasional
Masa jabatan
30 Juni 1989ย โ€“ 16 Oktober 1993
WakilZubair Mohamed Salih
Pengganti
Diri sendiri sebagai presiden
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir
Umar Hasan Ahmad al-Basyir

1 Januari 1944 (umurย 82)
Hosh Bannaga, Sudan Inggris-Mesir
Partai politikKongres Nasional
Suami/istriFatimah Khalid
Widad Babiker Omer
AlmamaterAkademi Militer Mesir
Karier militer
Pihak
Dinas/cabang Angkatan Bersenjata Sudan
Masaย dinas1962โ€“2019
PangkatMarsekal lapangan
Pertempuran/perang
IMDB: nm4644193 Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Bantuan penggunaan templat ini

Jenderal Besar 'Umar Hasan Ahmad al-Basyir (bahasa Arab: ุนู…ุฑ ุญุณู† ุงุญู…ุฏ ุงู„ุจุดูŠุฑ; sering ditulis Omar al-Bashir; lahir 1 Januari 1944) adalah seorang pimpinan militer dan politikus Sudan. Ia menjadi kepala negara Sudan pada periode 1989-1993 dan Presiden Sudan sejak tahun 1993 sampai 2019. Al-Bashir bergabung dengan militer Sudan semenjak muda dan menjalani studi di akademi militer Kairo.

Tuduhan sebagai kriminal internasional

sunting

Pada tanggal 4 Maret 2009, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Sudan Omar Al-Bashir atas tuduhan berbagai tindakan yang dilakukannya di wilayah Darfur. Tuduhan yang dikenakan kepadanya adalah sebagai pelaku kejahatan perang dan kejahatan melawan kemanusiaan. Meskipun tidak ada tuduhan sebagai pelaku genosida, ada kemungkinan sidang yang kelak akan diselenggarakan dapat membuka jalan ke arah sana.[1] Pada 12 Juli 2010, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan yang kedua dengan tiga tuduhan kejahatan genosida. Menurut Majelis Pra-Peradilan ICC ada standar bukti yang cukup bahwa pasukan keamanan dan milisi yang berada di bawah komando Presiden Omar al-Bashir telah melakukan penyerangan terhadap kelompok etnis Fur, Masalit dan Zaghawa.[2]

Referensi

sunting

Lihat pula

sunting
Didahului oleh:
Ahmad al-Mirghani
Kepala Negara Sudan
30 Juni 1989-16 Oktober 1993
Diteruskanย oleh:
Tidak ada
Didahului oleh:
Tidak ada
Presiden Sudan
16 Oktober 1993-Sekarang
Diteruskanย oleh:
Masih menjabat


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Umar bin Khattab

สฟUmar bin Khattab (bahasa Arab: ุนูู…ูŽุฑู ุจู’ู†ู ูฑู„ู’ุฎูŽุทูŽู‘ุงุจcode: ar is deprecated , translit.ย สฟUmar bin al-Khaแนญแนญฤb, caโ€‰582/583 โ€“ 644), adalah sahabat senior

Ahmad (disambiguasi)

Abdullah Ahmad Badawi, Perdana Menteri Malaysia Ahmad Tejan Kabbah, Presiden Sierra Leone Umar Hasan Ahmad al-Bashir, Presiden Sudan Ahmet Ertegรผn, pendiri Atlantic

Husain bin Ali

Menurut beberapa riwayat, al-แธคasan atau al-แธคusain terluka dalam kasus membela Utsman. Pada masa pemerintahan Khalifah สฟUmar bin al-Khaแนญแนญฤb, salah satu putri

Hasan bin Ali

bin al-Ash, tidak ikut campur, tetapi Marwan bersumpah bahwa dia tidak akan mengizinkan Hasan dimakamkan di dekat Muhammad bersama Abu Bakar dan Umar, sementara

Abdullah bin Umar

Abdullah bin Umar bin al-Khattab (bahasa Arab: ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุนู…ุฑ ุจู† ุงู„ุฎุทุงุจcode: ar is deprecated ; lahir sekitar 613 M โ€“ meninggal 693 M) adalah seorang

Al-Nasir Hasan

mamluknya sendiri, Yalbugha al-Umari, yang memimpin faksi yang menentang kebijakan al-Nasir Hasan dalam mengangkat para awlad al-nas ke posisi penting. Selama

Abu Bakar ash-Shiddiq

satu gelar yang paling melekat pada dirinya. Bersama ketiga penerusnya (Umar bin al-Khaththab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib), Abu Bakar termasuk

Abdurrahman bin Auf

mereka akan berperang." Umar merasa gelisah tentang pembagian semua harta rampasan yang diperoleh di al-Qadisiyyah, sampai ayat Al-Qur'an "Harta rampasan