Cerita rakyat Indonesia merupakan bagian dari tradisi lisan yang berkembang dalam masyarakat Nusantara dan diwariskan secara turun-temurun, terutama melalui penyampaian lisan sebelum kemudian didokumentasikan dalam bentuk tulisan.
Setiap daerah di Indonesia memiliki cerita rakyat khas yang mencerminkan nilai, kepercayaan, serta pandangan hidup masyarakat setempat.
Daftar berikut memuat sebagian judul cerita rakyat dari Indonesia, yang dikelompokkan berdasarkan asal daerahnya.
Daerah Papua
suntingPapua
suntingSo Jรฒpipaisiat sentaan wamar ba (Mengapa Penduduk Pulau Jop Tidak Makan Burung Tahun); So Anusupaisiat sentarien (Mengapa Orang Ansoes Pindah); Rรฒpรฒkai (Ular Rรฒpรฒkai); Make (Kakatua); [1]
Papua Barat
suntingSejumlah cerita rakyat tercatat dalam antologi yang ditulis oleh Van Balen pada tahun 1915,[1] antara lain berjudul:
Inuri (Inuri); Bwabwin Amoria (Kangguru Betina); Maranisiat ma bebaabarpai (Orang Marani dan Burung Dara Mahkota); Bwabwin sanu sunbeabo (Dua Perempuan yang Berubah Menjadi Buah Pandan); Wori Ingarurumi (Roh Laut/Karang Ingarurumi); Wรถriboi (Wรถriboi); Bwabwin Taburan ma bwabwin Kansinami (Perempuan Terompet Kerang dan Perempuan Mentimun); Sinjontu Kuri (Orang Koeri); So Padewaisi sendutawan amurpai (Mengapa Orang Padewai Berpegang pada Jaring Penyu); Bwisaar niรจ aantum tapubwabwin (Putri Nenek); Sinjontu ria moja ba niรซ aantumbwabwin (Si Lumpuh dan Putrinya); Karubukawi (Karoeboekawi); Kawฤrai (Kawฤrai); Serapasamai (Serapasamai); Bwabwin amori tuter bwabwin manswa (Kangguru Betina dan Kasuari Betina);
Papua Barat Daya
suntingPapua Selatan
suntingPapua Tengah
suntingPapua Pegunungan
suntingDaerah Maluku
suntingMaluku
suntingKisah Penipu Licik;
Maluku Utara
suntingKisah dari Halmahera [2]: Dua Saudara Perempuan; Alu Penumbuk Padi dan Kawan-kawannya; Bagaimana Tumileng Mendapatkan Padi; Balasan yang Setimpal; Kerbau dan Burung Reiger; Raja Kadal; Kunjungan ke Roh Bumi; Tikus dan Katak Pohon; Monyet dan Kura-kura Darat; Kunjungan Roh Hutan; Monyet-monyet dan Lalat; Kisah Buah Roekiti; Putri Pan;
Daerah Bali & Nusa Tenggara
suntingBali
suntingNusa Tenggara Barat
suntingNusa Tenggara Timur
suntingKisah dari Pulau Roti[2]: Raja dan Pengurus Kuda; Anak Keras Kepala dan Suling Ajaibnya; Kerbau dan Sapi; Kisah Surudani; Monyet dan Musang; Kisah Anak Laki-laki yang Cerdik; Dua Pangeran; Dua Anak Yatim; Orang Buta dan Orang Tuli;
Cerita dari Pulau Sumba[2]: I Dari, si Monyet Cerdik; I Ramboe Kahi dan I Mili Kami; Dua Labu; Biji Meloen; Cincin Ajaib; Roh Penuntun; Kedua Saudara Laki-laki;
Cerita Pulau Timor / Beloe[2]: Kepiting dan Monyet; Melanggar Larangan; Monyet dan Tripang;
Daerah Sulawesi
suntingSulawesi Utara
suntingDari Minahasa mempunyai cerita[2]: Perlombaan 2 Ekor Burung; Burung-burung Memilih Raja; Kisah Dua Pemancing; Burung Ajaib; Kisah Kapes;
Sedangkan Sangihe & Kep. Talaud ada cerita[2]: Ulat dan Burung Kolibri; Kambing dan Monyet; Monyet yang Menginjak Tripang; Kisah Alkesandiria dan Iloanika; Ayam dan Ular; Monyet dan Buaya; Monyet, Harimau, Kucing, dan Kambing; Siput, Semut Merah, dan Udang;
Gorontalo
suntingSulawesi Tengah
suntingSulawesi Barat
suntingSulawesi Selatan
suntingRagam cerita[2] antara lain: Penyembuh Maha Tahu (Gowa); Ramuan Ular (Napo); Monyet dan Ulat Sagu, Monyet dan Ulat Sagu, Kisah Dolitaoe, Anak Laki-laki dan Belutnya (Sa'dan/Toraja)
Sulawesi Tenggara
suntingDaerah Kalimantan
suntingKalimantan Barat
suntingKalimantan Tengah
suntingKalimantan Selatan
suntingKalimantan Timur
suntingLegenda Asal - Usul Wangsa Kerajaan Pasir[3]
Kalimantan Utara
suntingDaerah Sumatera
suntingAceh
suntingSumatera Utara
suntingSumatera Barat
suntingRiau
suntingKepulauan Riau
suntingJambi
suntingSumatera Selatan
suntingBangka Belitung
suntingBengkulu
suntingLampung
suntingDaerah Jawa
suntingDKI Jakarta
suntingBanten
suntingawa Barat
suntingJawa Tengah
suntingDaerah Istimewa Yogyakarta
suntingJawa Timur
suntingMiscellaneous
suntingLihat Pula
suntingGaleri
suntingReferensi
sunting- ^ a b Van Balen 1915, hlm.ย 441-527.
- ^ a b c d e f g Vries, J. de 1925-1928.
- ^ In 't Veld, S. G 1882.
Daftar Pustaka
sunting- Van Balen, J. A. (1915). "6 Windesische verhalen". Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde (dalam bahasa Belanda). 70 (1): 441โ527.
- Bezemer, T. J. (ca. 1903). Javaansche en Maleische fabelen en legenden. Amsterdam: Cohen Zonen. [Bahasa Belanda.] Koleksi: KITLV / Leiden University Libraries.
- de Vries, J. (1925โ1928). Volksverhalen uit Oost-Indiรซ (sprookjes en fabels) (dalam bahasa Belanda). Vol.ย 2 delen. Zutphen: W. J. Thieme & Cie.
- In 't Veld, S. G. 1882. "Legende over het ontstaan van het vorstenhuis van Pasir (Oostkust van Borneo)" [Legenda tentang Asal-Usul Wangsa Pasir (Pesisir Timur Borneo)]. Dalam Tijdschrift voor Indische Taal-, Land- en Volkenkunde, Jilid 27, hlm. 557โ559. Batavia: H. Nijhoff.
- Syahiddin, Abd. Rahman, dkk (2013). Cerita Rakyat Paser dan Berau (PDF) (dalam bahasa Indonesia). Samarinda: Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
Bacaan Lanjutan
sunting- Kennedy, R. (1945). Bibliography of Indonesian Peoples and Cultures. New Haven: Published for the Department of Anthropology, Yale University by Yale University Press.








