📑 Table of Contents
Struktur kimia dari PCB yang merupakan salah satu contoh senyawa xenobiotika

Xenobiotika adalah senyawa-senyawa asing yang tidak terdapat secara alami di lingkungan tertentu.[1]

Metabolisme

sunting

Saat obat-obatan yang masuk ke dalam tubuh pasien, pada umumnya obat-obatan tersebut akan muncul kembali dari tubuh pasien dalam keadaan telah berubah.[2] Sebagian besar senyawa asing tersebut akan mengalami pengubahan dalam tubuh karena pengaruh enzim-enzim di dalam berbagai jaringan terutama hati, usus, ginjal, dan paru-paru.[2] Senyawa yang berubah ini terutama dari hasil reaksi oksidasi, biasanya akan menghasilkan metabolit yang bersifat racun.[2] Metabolit ini dapat bereaksi dengan makromolekul di dalam tubuh seperti DNA dan protein.[2] Strategi utama tubuh saat menemukan senyawa xenobiotika adalah mengubahnya menjadi derivat yang lebih hidrofilik.[2] Proses pengubahan ini memiliki tujuan yaitu agar senyawa asing dapat disaring oleh ginjal dan keluar melalui saluran urin tubuh.[2]

Aplikasi

sunting

Aktivitas metabolisme senyawa xenobiotika dan senyawa-senyawa lainnya dapat diinduksi dengan penambahan senyawa xenobiotika.[2] Hal ini disebabkan oleh produksi enzim yang diinduksi oleh senyawa xenobiotika.[2] Proses ini disebut induksi enzim, dan proses ini tergantung pada dosis senyawa yang diberikan.[2] Sistem enzim yang banyak berinteraksi dengan obat adalah CPY450.[2] Sistem enzim ini banyak bertanggung jawab terhadap proses biotransformasi.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Anzenbacher P, Zanger UM. 2012. Metabolism of Drugs and Other Xenobiotics. Weinheim: Wiley-VCH.
  2. ^ a b c d e f g h i j k Cairns D. 2004. Intisari Kimia Farmasi. Jakarta: EGC.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Metabolisme obat

hidup, biasanya melalui sistem enzimatik khusus. Lebih umum, metabolisme xenobiotik (Yunani: xenos "orang asing" dan biotik "berhubungan dengan makhluk hidup")

Biomagnifikasi

yang lebih tinggi dalam rantai makanan. Proses ini terjadi ketika zat xenobiotik berpindah dari makanan ke mahluk hidup sehingga konsentrasinya menjadi

Metabolisme

fungsi metabolis. Senyawa yang berpotensi membahayakan ini disebut xenobiotik. Xenobiotik, seperti obat sintetis, racun alami, dan antibiotik didetokfisikasi

Karbon organik terlarut

dan translokasi unsur hara (kation), dan imobilisasi logam berat dan xenobiotik. DOM tanah dapat diperoleh dari berbagai sumber (input), seperti karbon

Evolusi

Contoh lainnya adalah penggunaan enzim dari glikolisis dan metabolisme xenobiotik sebagai protein struktural yang dinamakan kristalin (crystallin) dalam

Gamma glutamil transpeptidase

dan memelihara rasio GSH intraselular, metabolisme leukotriena C4 dan xenobiotik. Ekspresi GGT merupakan salah satu mekanisme pertahanan antioksidan dan

Pedosfer

menjadi lebih penting karena mereka adalah penyerap utama bagi banyak xenobiotik. Ketersediaan dan kelangsungan hidup tanah untuk memenuhi pangan global

Kodein

sebelum mengalami proses glukuronidasi, sebuah mekanisme detoksifikasi bagi xenobiotik. Bagaimanapun, morfin tersebut tidak dapat digunakan, mengingat 90% kodein