Artikel pilihan

Pemandangan Gunung Samalas beserta Gunung Rinjani

Pada tahun 1257, terjadi sebuah letusan dahsyat di Samalas, sebuah gunung berapi yang terletak di pulau Lombok, Indonesia. Peristiwa ini diperkirakan memiliki Indeks Daya Ledak Vulkanik sebesar 7, menjadikannya salah satu letusan gunung berapi terbesar pada kala Holosen. Letusan tersebut menghasilkan sebuah kaldera besar yang kini menampung Danau Segara Anak. Aktivitas vulkanik berikutnya kemudian membentuk pusat-pusat erupsi baru di dalam kaldera itu, termasuk kerucut Barujari yang masih aktif hingga kini. Letusan Samalas menciptakan kolom erupsi yang menjulang puluhan kilometer ke atmosfer dan menghasilkan aliran piroklastik yang menimbun sebagian besar wilayah Lombok serta melintasi laut hingga mencapai pulau tetangga, Sumbawa. Aliran tersebut menghancurkan berbagai permukiman manusia, termasuk kota Pamatan, ibu kota kerajaan yang pernah berdiri di Lombok. Abu vulkanik dari letusan ini jatuh sejauh 340 kilometer (210 mi) hingga ke Jawa; gunung ini memuntahkan lebih dari 10 kilometer kubik (2,4 cu mi) batuan dan abu vulkanik. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Muhammad IV dari GranadaBungaPanda merah

Peristiwa terkini

John Ternus
John Ternus

Tahukah Anda

Hari ini dalam sejarah

26 April: Hari Perayaan Bunda Maria Penasihat yang Baik (Gereja Katolik Roma);

Tanggal lain: 25 April 26 April 27 April

Gambar pilihan

Badai Topan Parma (kiri) berubah arah pada 6 Oktober 2009 setelah dipengaruhi oleh Topan Melor (kanan) yang jauh lebih kuat, menunjukkan interaksi antarsistem badai di wilayah Filipina. Fenomena ini dikenal sebagai Efek Fujiwara, ketika dua siklon saling menarik dan memengaruhi pergerakannya. Citra satelit ini memperlihatkan kedekatan kedua badai yang menyebabkan perubahan lintasan Parma di atas Luzon.
Badai Topan Parma (kiri) berubah arah pada 6 Oktober 2009 setelah dipengaruhi oleh Topan Melor (kanan) yang jauh lebih kuat, menunjukkan interaksi antarsistem badai di wilayah Filipina. Fenomena ini dikenal sebagai Efek Fujiwara, ketika dua siklon saling menarik dan memengaruhi pergerakannya. Citra satelit ini memperlihatkan kedekatan kedua badai yang menyebabkan perubahan lintasan Parma di atas Luzon.
(ukuran asli: 10.200 × 7.600 piksel, 7,56 MB)

Oleh: NASA/MODIS Rapid Response Team/NASA GSFC, diunggah oleh Atmoz dan Tryphon
Lisensi: Domain umum

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

12 (angka)

Artikel ini membahas tentang angka duabelas. Untuk tahun 12 M, lihat 12. 12 (dibaca dua belas) adalah sebuah angka, sistem bilangan, dan nama dari glyph

10-an

ke-1 yang dimulai dari tanggal 1 Januari 10 hingga tanggal 31 Desember 19. 12 M - 31 Agustus - Caligula, kelak menjadi Kaisar Romawi pada tahun 37 15 M

Dua Belas Dewa Olimpus

memiliki halaman di: Dewa Olimpus 12 Dewa Olimpus juga dikenal dengan sebutan Dodekatheon (Greek: δωδεκα /dodeka = 12, θεον /theon = dewa) dalam mitologi

Banten

Pada akhir tahun 2024, jumlah penduduk Provinsi Banten tercatat sebanyak 12.881.374 jiwa. Banten atau dahulu dikenal di dunia barat dengan nama Bantam

Benny Laos

Benny Laos (8 Agustus 1972 – 12 Oktober 2024) adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Pulau Morotai periode 2017–2022

12 Januari

12 Januari adalah hari ke-12 dalam kalender Gregorian. 1528 - Gustav I dari Swedia menjadi Raja Swedia. 1709 - Zaman Es Kecil: Masa beku selama dua bulan

12 April

12 April adalah hari ke-102 (hari ke-103 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian. 1861 – Perang Saudara Amerika dimulai. 1946 – Suriah merdeka dari

12 Desember

12 Desember adalah hari ke-346 (ke-347 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian dengan 19 hari menjelang akhir tahun. 1915 - Presiden Republik Tiongkok