Alfabet Yunani
Jenis aksara
Alfabet
BahasaTerutama bahasa Yunani, dengan modifikasi untuk menuliskan bahasa lainnya.
Periode
sekitar 800 SM sampai sekarang[1]
Arah penulisanKiri ke kanan
Aksara terkait
Silsilah
Aksara turunan
Aksara kerabat
ISO 15924
ISO 15924Grek, 200ย Sunting ini di Wikidata, โ€‹Yunani
Pengkodean Unicode
Nama Unicode
Greek
U+0370โ€“U+03FF Yunaniย danย Koptik,
U+1F00โ€“U+1FFF Yunaniย tambahan
ย Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (AFI). Untuk bantuan dalam membaca simbol AFI, lihat Bantuan:Pengucapan. Untuk penjelasan perbedaan [ย ], /ย / dan โŸจย โŸฉ, Lihat IPA ยงย Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.

Alfabet Yunani (bahasa Yunani Kuno: แผ™ฮปฮปฮทฮฝแฟฮบฯŒ แผ€ฮปฯ†ฮฌฮฒฮทฯ„ฮฟฯ‚, translit.ย Hellenฤญkรณ alfรกbetos; bahasa Yunani: ฮ•ฮปฮปฮทฮฝฮนฮบฯŒ ฮฑฮปฯ†ฮฌฮฒฮทฯ„ฮฟ, translit.ย Elliฬฑnikรณ alfรกviฬฑto) adalah alfabet yang terdiri dari 24 huruf yang telah digunakan untuk menuliskan bahasa Yunani sejak akhir abad ke-9 SM atau awal abad ke-8 SM.[2] Alfabet Yunani merupakan alfabet tertua yang masih digunakan secara terus-menerus hingga sekarang. Huruf-huruf ini juga digunakan untuk mewakili angka Yunani sejak abad ke-2 SM.[3]

Huruf

sunting

Di bawah ini adalah sebuah tabel yang menampilkan huruf-huruf Yunani, juga bentuknya ketika dijadikan huruf Romawi. Tabel ini juga menyediakan bentuk huruf Fenisia yang diambil oleh setiap huruf Yunani. Pengucapan dijelaskan dengan Alfabet Fonetis Internasional.

Perlu dicatat bahwa pengucapan klasik yang diberikan di bawah ini adalah pengucapan di Attika pada akhir abad ke-5 SM hingga awal abad ke-4 SM (sebelum Periode Helenistik yang dibawa oleh Aleksander Agung yang memopulerkan bahasa Yunani Koine).

Huruf utama

sunting
Huruf Nama Pengucapan Huruf Fenisia
yang berhubungan
Transliterasi
Latin
Nilai angka
Yunani
Koine
Yunani
Pertengahan
(politonik)
Yunani
Modern
Latin Yunani
Koine
Yunani
Modern
Yunani
Kuno
Yunani
Modern
ฮ‘ ฮฑ แผ„ฮปฯ†ฮฑ ฮฌฮปฯ†ฮฑ Alfa [a] [aห] [a] Aleph Alef a 1
ฮ’ ฮฒ
ฯ
(pengganti1)
ฮฒแฟ†ฯ„ฮฑ ฮฒฮฎฯ„ฮฑ Beta [b] [v] Beth Beth b v 2
ฮ“ ฮณ ฮณฮฌฮผฮผฮฑ ฮณฮฌฮผฮผฮฑ
ฮณฮฌฮผฮฑ
Gama [g] [ษฃ~ส] Gimel Gimel g gh, g, j 3
ฮ” ฮด ฮดฮญฮปฯ„ฮฑ ฮดฮญฮปฯ„ฮฑ Delta [d] [รฐ] Daleth Dalet d d, dh 4
ฮ• ฮต ฮตแผถ ฮญ ฯˆฮนฮปฯŒฮฝ ฮญฯˆฮนฮปฮฟฮฝ Epsilon [e] He He e 5
ฮ– ฮถ ฮถฮฎฯ„ฮฑ ฮถฮฎฯ„ฮฑ Zeta [zd]
([[Zeta|atau [dz]?]])
kemudian [zห]
[z] Zayin Zayin z 7
ฮ— ฮท แผฆฯ„ฮฑ ฮฎฯ„ฮฑ Eta [ษ›ห] [i] Heth Het e, ฤ“ i 8
ฮ˜ ฮธ
ฯ‘
(pengganti)
ฮธแฟ†ฯ„ฮฑ ฮธฮฎฯ„ฮฑ Teta [tสฐ] [ฮธ] Teth Tet th 9
ฮ™ ฮน แผฐแฟถฯ„ฮฑ ฮนฯŽฯ„ฮฑ
ฮณฮนฯŽฯ„ฮฑ
Iota [i] [iห] [i], [j] Yodh Yodh i 10
ฮš ฮบ ฮบฮฌฯ€ฯ€ฮฑ ฮบฮฌฯ€ฯ€ฮฑ
ฮบฮฌฯ€ฮฑ
Kapa [k] [k~c] Kaph Kaph k 20
ฮ› ฮป ฮปฮฌฮฒฮดฮฑ ฮปฮฌฮผฮฒฮดฮฑ ฮปฮฌฮผฮดฮฑ
ฮปฮฌฮผฮฒฮดฮฑ
Lambda [l] Lamedh Lamedh l 30
ฮœ ฮผ ฮผแฟฆ ฮผฮน
ฮผฯ…
Mu [m] Mem Mem m 40
ฮ ฮฝ ฮฝแฟฆ ฮฝฮน
ฮฝฯ…
Nu [n] Nun Nun n 50
ฮž ฮพ ฮพฮตแฟ– ฮพแฟ– ฮพฮน Ksi [ks] Samekh Samekh x x, ks 60
ฮŸ ฮฟ ฮฟแฝ– แฝ‚ ฮผฮนฮบฯฯŒฮฝ ฯŒฮผฮนฮบฯฮฟฮฝ Omikron [o] Ayin 'Ayin o 70
ฮ  ฯ€ ฯ€ฮตแฟ– ฯ€แฟ– ฯ€ฮน Pi [p] Pe Pe p 80
ฮก ฯ แฟฅแฟถ ฯฯ‰ Ro [r], [rฬฅ] [r] Res Resh r (แฟฅ: rh) r 100
ฮฃ ฯƒ
ฯ‚
(pengganti2)
ฯƒแฟ–ฮณฮผฮฑ ฯƒฮฏฮณฮผฮฑ Sigma [s] Sin Syin s 200
ฮค ฯ„ ฯ„ฮฑแฟฆ ฯ„ฮฑฯ… Tau [t] Taw Taw t 300
ฮฅ ฯ…
ฯ’
(pengganti)
แฝ— แฝ“ ฯˆฮนฮปฯŒฮฝ ฯฯˆฮนฮปฮฟฮฝ Upsilon [y] [yห]
(awalnya [u] [uห])
[i] Waw Waw u, y y, v, f 400
ฮฆ ฯ†
ฯ•
(pengganti)
ฯ†ฮตแฟ– ฯ†แฟ– ฯ†ฮน Fi [pสฐ] [f] (diperdebatkan) ph f 500
ฮง ฯ‡ ฯ‡ฮตแฟ– ฯ‡แฟ– ฯ‡ฮน Khi [kสฐ] [x~รง] ch ch, kh 600
ฮจ ฯˆ ฯˆฮตแฟ– ฯˆแฟ– ฯˆฮน Psi [ps] ps 700
ฮฉ ฯ‰ แฝฆ แฝฆ ฮผฮญฮณฮฑ ฯ‰ฮผฮญฮณฮฑ Omega [ษ”ห] [o] Ayin 'Ayin o, ล o 800

Huruf usang

sunting
Huruf Huruf Fenisia
yang berhubungan
Nama Transliterasi
Latin
Yunani Koine Nilai angka
Latin Yunani Kuno Yunani Modern
Waw Waw Wau (Digama) ฯฮฑแฟฆ ฮดฮฏฮณฮฑฮผฮผฮฑ w [w] 6
Stigma โ€“ ฯƒฯ„แฟ–ฮณฮผฮฑ st [st] 6
Heth Heth Heta แผงฯ„ฮฑ ฮฎฯ„ฮฑ h [h] โ€“
Sade Tsade San ฯปฮฌฮฝ ฯƒฮฌฮฝ s [s] โ€“
Qoph Qof Kopa ฯ™ฯŒฯ€ฯ€ฮฑ ฮบฯŒฯ€ฯ€ฮฑ k [k] 90
Sade Tsade Sampi โ€“ ฯƒฮฑฮผฯ€แฟ– ss [sห], [ks], [ts] 900
Huruf Huruf Fenisia
yang berhubungan
Nama Transliterasi
Latin
Yunani Koine Nilai angka
Latin
Shin Syin So sh [สƒห] โ€“

^1 Hanya digunakan di tengah kata.
^2 Hanya digunakan di akhir kata.

Sejarah

sunting

Asal

sunting
Tembikar Dipylon, tembikar yang memuat bukti alfabet Yunani tertua, caโ€‰740ย BC

Selama Peradaban Mikenai, pada abad ke-16 hingga ke-12 SM, aksara Linear B digunakan untuk menulis bentuk bahasa Yunani tertua yang diketahui. Aksara tersebut lalu terakhir muncul pada abad ketiga belas SM, tidak ada kaitan ataupun hubungan kerabat dengan alfabet Yunani. Setelah itu, masa kekosongan bukti atau melek aksara yang dikenal sebagai Zaman Kegelapan Yunani. Pada akhir abad kesembilan SM atau awal abad kedelapan SM, bangsa Yunani mulai menggunakan alfabet yang diturunkan dari dari abjad Fenisia yang umum digunakan untuk menulis bahasa Semit Barat,[4] bangsa Yunani saat itu menyebutnya ฮฆฮฟฮนฮฝฮนฮบฮฎฮนฮฑ ฮณฯฮฌฮผฮผฮฑฯ„ฮฑ (berarti "huruf-huruf Fenisia").[5] Namun, abjad Fenisia terbatas untuk mewakili bunyi-bunyi konsonan. Ketika digunakan untuk menulis bahasa Yunani, huruf-huruf konsonan tertentu mulai bergeser untuk mewakili bunyi-bunyi vokal. Penggunaan vokal dan konsonan menjadikan Yunani sebagai jenis alfabet pertama yang diketahui,[6] yang berbeda dengan jenis abjad untuk menulis bahasa-bahasa Semit, yang memiliki huruf-huruf hanya untuk mewakili bunyi konsonan.[7]

Alfabet Yunani Kuno yang tercantum di tembikar. Sekarang disimpan di Museum Arkeologi Nasional, Athena.

Bangsa Yunani awalnya menyerap semua 22 huruf abjad Fenisia. Lima huruf diubah untuk mewakili bunyi vokal dan semivokal: /j/ (yod) dan /w/ (waw) digunakan mewakili masing-masing bunyi [i] (ฮ™, iota) dan [u] (ฮฅ, upsilon); Konsonan letup celah-suara /ส”/ (alef) digunakan mewakili bunyi [a] (ฮ‘, alfa); konsonan faringeal /ส•/ (สฟayin) diubah untuk mewakili bunyi [o] (ฮŸ, omikron); dan huruf untuk bunyi /h/ (he) diubah untuk mewakili bunyi [e] (ฮ•, epsilon). Sebuah bentuk ganda dari waw juga diserap sebagai konsonan untuk [w] (ฯœ, digama). Selain itu, huruf Fenisia untuk konsonan emfatis /ฤง/ (het) diserap dalam dua fungsi berbeda oleh dialek-dialek Yunani yang berbeda: sebagai huruf untuk mewakili bunyi /h/ (ฮ—, heta) oleh dialek-dialek yang memiliki bunyi seperti itu, dan sebagai huruf vokal tambahan untuk bunyi /ษ›ห/ (ฮ—, eta) panjang, oleh dialek-dialek yang tidak memiliki konsonan napas kasar. Kemudian, huruf vokal ketujuh untuk bunyi /ษ”ห/ (ฮฉ, omega) panjang juga dibuat tanpa serapan dari abjad Fenisia.

Bahasa Yunani juga memperkenalkan tiga huruf konsonan baru untuk bunyi konsonan berhembus dan gugus konsonannya: ฮฆ (fi) untuk mewakili bunyi /pสฐ/, ฮง (khi) untuk mewakili bunyi /kสฐ/, dan ฮจ (psi) untuk mewakili bunyi /ps/. Dalam alfabet Yunani Kuno ragam barat, ฮง malah digunakan untuk mewakili bunyi /ks/ (menjadi asal-usul huruf Xx (eks) dalam alfabet Latin) dan ฮจ untuk mewakili bunyi /kสฐ/.

Bentuk kuno

sunting
Penyebaran jenis alfabet "hijau", "merah", "biru muda"' dan "biru tua", menurut Kirchhoff.

Awalnya ada banyak ragam alfabet Yunani, yang berbeda dalam penggunaan dan non-penggunaan huruf vokal dan konsonan tambahan dan beberapa fitur lainnya. Ragam-ragam alfabet umumnya terbagi menjadi empat jenis utama menurut perlakuan yang berbeda dari huruf tambahan untuk konsonan berhembus (/pสฐ, kสฐ/) dan gugus konsonan (/ks, ps/).[8] Empat jenis ini sering secara umum diberi label sebagai jenis "hijau", "merah", "biru muda", dan "biru tua", berdasarkan peta berkode warna dalam karya mani abad ke-19 dengan judul, Studien zur Geschichte des griechischen Alphabets oleh Adolf Kirchhoff (1867).[8]

Jenis "hijau" (atau selatan) adalah yang paling kuno dan paling dekat dengan Fenisia.[9] Jenis "merah" (atau barat) adalah yang kemudian disebarkan terus ke daerah Barat dan menjadi leluhur alfabet Latin, dan memiliki beberapa hal penting yang menjadi ciri perkembangan selanjutnya.[9] Jenis "biru" (atau timur) adalah leluhur dari alfabet Yunani baku modern.[9] Athena dan daerah sekitarnya di Attika menggunakan bentuk setempat dari jenis alfabet "biru muda" hingga akhir abad ke-5 SM, yang tidak mempunyai huruf konsonan ฮž dan ฮจ serta huruf vokal ฮ— dan ฮฉ.[9][10] Dalam ragam Attika, digraf ฮงฮฃ mewakili bunyi /ks/, dan digraf ฮฆฮฃ mewakili bunyi /ps/. ฮ• digunakan untuk tiga bunyi /e, eห, ษ›ห/ (sesuai dengan ฮ•, ฮ•ฮ™, ฮ— pada zaman Klasik), dan ฮŸ digunakan untuk mewakili bunyi /o, oห, ษ”ห/ (masing-masing sesuai dengan ฮŸ, ฮŸฮฅ, ฮฉ pada zaman klasik).[10] Huruf ฮ— (heta) digunakan untuk mewakili bunyi /h/.[10] Beberapa ragam huruf lokal juga merupakan ciri khas tulisan Athena, beberapa di antaranya sama dengan alfabet Euboia (tetapi digolongkan sebagai jenis alfabet "merah"): yaitu ฮ› yang menyerupai huruf L di alfabet Latin () dan bentuk ฮฃ yang menyerupai huruf S di alfabet Latin ().[10]

Sumber Fenisia
Selatan "hijau" โ€” โ€” * โ€” โ€” โ€” โ€” โ€”
Barat "merah"
Timur "biru muda" โ€”
"biru tua"
Ionia โ€” โ€” โ€” โ€”
Alfabet Yunani Baku Modern ฮ‘ ฮ’ ฮ“ ฮ” ฮ• โ€” ฮ– โ€” ฮ— ฮ˜ ฮ™ ฮš ฮ› ฮœ ฮ ฮž ฮŸ ฮ  โ€” โ€” ฮก ฮฃ ฮค ฮฅ โ€” ฮฆ ฮง ฮจ ฮฉ
Bunyi dalam bahasa Yunani Kuno a b g d e w zd h ฤ“ tสฐ i k l m n ks o p s k r s t u ks pสฐ kสฐ ps ล

*Upsilon juga diturunkan dari huruf waw ().

Alfabet klasik dua puluh empat huruf yang sekarang digunakan untuk mewakili alfabet Yunani baku modern pada awalnya adalah alfabet Ionia setempat.[11] Pada abad ke-5 SM, ragam Ionia mulai umum digunakan oleh banyak penduduk Athena.[11] Pada k. 403 SM, atas saran dari arkhon bernama Eukleides, Majelis Athena secara resmi meninggalkan alfabet Attika kuno dan mengadopsi alfabet Ionia sebagai bagian dari reformasi demokrasi setelah penggulingan Tiga Puluh Tiran.[11][12] Karena peran Eukleides yang menyarankan untuk mengadopsi alfabet Ionia, alfabet Yunani baku modern dua puluh empat huruf kadang-kadang dikenal sebagai "alfabet Eukleides".[11] Kira-kira tiga puluh tahun kemudian, alfabet Eukleides diadopsi di Boiotia dan mungkin telah diadopsi beberapa tahun sebelumnya di kerajaan Makedonia.[13] Pada akhir abad keempat SM, alfabet Eukleides menggantikan alfabet-alfabet setempat di seluruh daerah berbahasa Yunani untuk menjadi bentuk baku alfabet Yunani.[13]

Aksara turunan

sunting

Alfabet Yunani diturunkan menjadi aksara-aksara sebagai berikut:[6]

Alfabet Armenia dan Alfabet Georgia diduga dibuat berdasarkan model alfabet Yunani, tetapi huruf-hurufnya sangat berbeda.[15]

Unicode

sunting
Greek and Coptic[1][2]
Official Unicode Consortium code chart (PDF)
ย  0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F
U+037x อฐ อฑ อฒ อณ สน อต อถ อท อบ อป อผ อฝ ; อฟ
U+038x ฮ„ ฮ… ฮ† ยท ฮˆ ฮ‰ ฮŠ ฮŒ ฮŽ ฮ
U+039x ฮ ฮ‘ ฮ’ ฮ“ ฮ” ฮ• ฮ– ฮ— ฮ˜ ฮ™ ฮš ฮ› ฮœ ฮ ฮž ฮŸ
U+03Ax ฮ  ฮก ฮฃ ฮค ฮฅ ฮฆ ฮง ฮจ ฮฉ ฮช ฮซ ฮฌ ฮญ ฮฎ ฮฏ
U+03Bx ฮฐ ฮฑ ฮฒ ฮณ ฮด ฮต ฮถ ฮท ฮธ ฮน ฮบ ฮป ฮผ ฮฝ ฮพ ฮฟ
U+03Cx ฯ€ ฯ ฯ‚ ฯƒ ฯ„ ฯ… ฯ† ฯ‡ ฯˆ ฯ‰ ฯŠ ฯ‹ ฯŒ ฯ ฯŽ ฯ
U+03Dx ฯ ฯ‘ ฯ’ ฯ“ ฯ” ฯ• ฯ– ฯ— ฯ˜ ฯ™ ฯš ฯ› ฯœ ฯ ฯž ฯŸ
U+03Ex ฯ  ฯก ฯข ฯฃ ฯค ฯฅ ฯฆ ฯง ฯจ ฯฉ ฯช ฯซ ฯฌ ฯญ ฯฎ ฯฏ
U+03Fx ฯฐ ฯฑ ฯฒ ฯณ ฯด ฯต ฯถ ฯท ฯธ ฯน ฯบ ฯป ฯผ ฯฝ ฯพ ฯฟ
Catatan
1.^Per Unicode versi 8.0
2.^Abu-abu berarti titik kode kosong
Greek Extended[1][2]
Official Unicode Consortium code chart (PDF)
ย  0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F
U+1F0x แผ€ แผ แผ‚ แผƒ แผ„ แผ… แผ† แผ‡ แผˆ แผ‰ แผŠ แผ‹ แผŒ แผ แผŽ แผ
U+1F1x แผ แผ‘ แผ’ แผ“ แผ” แผ• แผ˜ แผ™ แผš แผ› แผœ แผ
U+1F2x แผ  แผก แผข แผฃ แผค แผฅ แผฆ แผง แผจ แผฉ แผช แผซ แผฌ แผญ แผฎ แผฏ
U+1F3x แผฐ แผฑ แผฒ แผณ แผด แผต แผถ แผท แผธ แผน แผบ แผป แผผ แผฝ แผพ แผฟ
U+1F4x แฝ€ แฝ แฝ‚ แฝƒ แฝ„ แฝ… แฝˆ แฝ‰ แฝŠ แฝ‹ แฝŒ แฝ
U+1F5x แฝ แฝ‘ แฝ’ แฝ“ แฝ” แฝ• แฝ– แฝ— แฝ™ แฝ› แฝ แฝŸ
U+1F6x แฝ  แฝก แฝข แฝฃ แฝค แฝฅ แฝฆ แฝง แฝจ แฝฉ แฝช แฝซ แฝฌ แฝญ แฝฎ แฝฏ
U+1F7x แฝฐ ฮฌ แฝฒ ฮญ แฝด ฮฎ แฝถ ฮฏ แฝธ ฯŒ แฝบ ฯ แฝผ ฯŽ
U+1F8x แพ€ แพ แพ‚ แพƒ แพ„ แพ… แพ† แพ‡ แพˆ แพ‰ แพŠ แพ‹ แพŒ แพ แพŽ แพ
U+1F9x แพ แพ‘ แพ’ แพ“ แพ” แพ• แพ– แพ— แพ˜ แพ™ แพš แพ› แพœ แพ แพž แพŸ
U+1FAx แพ  แพก แพข แพฃ แพค แพฅ แพฆ แพง แพจ แพฉ แพช แพซ แพฌ แพญ แพฎ แพฏ
U+1FBx แพฐ แพฑ แพฒ แพณ แพด แพถ แพท แพธ แพน แพบ ฮ† แพผ แพฝ ฮน แพฟ
U+1FCx แฟ€ แฟ แฟ‚ แฟƒ แฟ„ แฟ† แฟ‡ แฟˆ ฮˆ แฟŠ ฮ‰ แฟŒ แฟ แฟŽ แฟ
U+1FDx แฟ แฟ‘ แฟ’ ฮ แฟ– แฟ— แฟ˜ แฟ™ แฟš ฮŠ แฟ แฟž แฟŸ
U+1FEx แฟ  แฟก แฟข ฮฐ แฟค แฟฅ แฟฆ แฟง แฟจ แฟฉ แฟช ฮŽ แฟฌ แฟญ ฮ… `
U+1FFx แฟฒ แฟณ แฟด แฟถ แฟท แฟธ ฮŒ แฟบ ฮ แฟผ ยด แฟพ
Catatan
1.^Per Unicode versi 8.0
2.^Abu-abu berarti titik kode kosong

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Pierre Swiggers, Transmission of the Phoenician Script to the West, in Daniels and Bright, The World's Writing Systems, 1996
  2. ^ The date of the earliest inscribed objects; A.W. Johnston, "The alphabet", in N. Stampolidis and V. Karageorghis, eds, Sea Routes from Sidon to Huelva: Interconnections in the Mediterranean 2003:263-76, summarizes the present scholarship on the dating.
  3. ^ Cook 1987, hlm.ย 9.
  4. ^ Johnston 2003, hlm.ย 263โ€“276.
  5. ^ A Companion to the Ancient Greek Language, article by Roger D. Woodward (ed. Egbert J. Bakker, 2010, Wiley-Blackwell).
  6. ^ a b Coulmas 1996.
  7. ^ Daniels & Bright 1996, hlm.ย 4.
  8. ^ a b Voutiras 2007, hlm.ย 270.
  9. ^ a b c d Woodard 2010, hlm.ย 26โ€“46.
  10. ^ a b c d Jeffery 1961, hlm.ย 66.
  11. ^ a b c d Threatte 1980, hlm.ย 26.
  12. ^ Horrocks 2010, hlm.ย xiix.
  13. ^ a b Panayotou 2007, hlm.ย 407.
  14. ^ Murdoch 2004, hlm.ย 156
  15. ^ George L. Campbell, Christopher Moseley, The Routledge Handbook of Scripts and Alphabets, pp. 51ff, 96ff

Daftar pustaka

sunting
  • Adams, Douglas Q. (1987). Essential Modern Greek Grammar. New York City, New York: Dover Publications. ISBNย 978-0-486-25133-2.
  • Cook, B. F. (1987). Greek inscriptions. University of California Press/British Museum.
  • Coulmas, Florian (1996). The Blackwell Encyclopedia of Writing Systems. Oxford: Blackwell Publishers Ltd. ISBNย 978-0-631-21481-6.
  • Daniels, Peter T; Bright, William (1996). The World's Writing Systems. Oxford University Press.
  • Dickey, Eleanor (2007). Ancient Greek Scholarship: A Guide to Finding, Reading, and Understanding Scholia, Commentaries, Lexica, and Grammatical Treatises, from Their Beginnings to the Byzantine Period. Oxford, England: Oxford University Press. hlm.ย 93. ISBNย 978-0-19-531293-5. Aristophanes of Byzantium Greek diacritics.
  • Elsie, Robert (1991). "Albanian Literature in Greek Script: the Eighteenth and Early Nineteenth-Century Orthodox Tradition in Albanian Writing" (PDF). Byzantine and Modern Greek Studies. 15 (20): 20โ€“35. doi:10.1179/byz.1991.15.1.20. S2CIDย 161805678. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-04-28. Diakses tanggal 2011-10-30.
  • Groton, Anne H. (2013). From Alpha to Omega: A Beginning Course in Classical Greek. Indianapolis, Indiana: Focus Publishing. ISBNย 978-1-58510-473-4.
  • Hinge, George (2001). Die Sprache Alkmans: Textgeschichte und Sprachgeschichte (Ph.D.). University of Aarhus.
  • Jeffery, Lilian H. (1961). The Local Scripts of Archaic Greece: A Study of the Origin of the Greek Alphabet and Its Development from the Eighth to the Fifth Centuries B. C. Oxford, England: Clarendon Press.
  • Keller, Andrew; Russell, Stephanie (2012). Learn to Read Greek, Part 1. New Haven, Connecticut and London, England: Yale University Press. ISBNย 978-0-300-11589-5.
  • Holton, David; Mackridge, Peter; Philippaki-Warburton, Irini (1998). Grammatiki tis ellinikis glossas. Athens: Pataki.
  • Horrocks, Geoffrey (2006). Ellinika: istoria tis glossas kai ton omiliton tis. Athens: Estia. [Greek translation of Greek: a history of the language and its speakers, London 1997]
  • Horrocks, Geoffrey (2010). "The Greek Alphabet". Greek: A History of the Language and its Speakers (Edisi 2nd). Hoboken, New Jersey: Wiley-Blackwell. ISBNย 978-1-4051-3415-6. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-07. Diakses tanggal 2022-07-05.
  • Johnston, A. W. (2003). "The alphabet". Dalam Stampolidis, N.; Karageorghis, V (ed.). Sea Routes from Sidon to Huelva: Interconnections in the Mediterranean 16thโ€“6th c. B.C. Athens: Museum of Cycladic Art. hlm.ย 263โ€“276.
  • Kristophson, Jรผrgen (1974). "Das Lexicon Tetraglosson des Daniil Moschopolitis". Zeitschrift fรผr Balkanologie. 10: 4โ€“128.
  • Liddell, Henry G; Scott, Robert (1940). A Greek-English Lexicon. Oxford: Clarendon.
  • Macrakis, Stavros M (1996). "Character codes for Greek: Problems and modern solutions". Dalam Macrakis, Michael (ed.). Greek letters: from tablets to pixels. Newcastle: Oak Knoll Press. hlm.ย 265.
  • Mastronarde, Donald J. (2013). Introduction to Attic Greek (Edisi Second). Berkeley, California, Los Angeles, California, and London, England: University of California Press. ISBNย 978-0-520-27571-3.
  • Mazon, Andrรฉ; Vaillant, Andrรฉ (1938). L'Evangรฉliaire de Kulakia, un parler slave de Bas-Vardar. Bibliothรจque d'รฉtudes balkaniques. Vol.ย 6. Paris: Librairie Droz.โ€“selections from the Gospels in Macedonian.
  • Miletich, L. (1920). "Dva bลญlgarski ruฬkopisa s grลญtsko pismo". Bลญlgarski Starini. 6.
  • Murdoch, Brian (2004). "Gothic". Dalam Murdoch, Brian; Read, Malcolm (ed.). Early Germanic literature and culture. Woodbridge: Camden House. hlm.ย 149โ€“170. ISBNย 9781571131997.
  • Panayotou, A. (12 February 2007). "Ionic and Attic". A History of Ancient Greek: From the Beginnings to Late Antiquity. Cambridge, England: Cambridge University Press. hlm.ย 405โ€“416. ISBNย 978-0-521-83307-3.
  • Peyfuss, Max Demeter (1989). Die Druckerei von Moschopolis, 1731โ€“1769: Buchdruck und Heiligenverehrung in Erzbistum Achrida. Wiener Archiv fรผr Geschichte des Slawentums und Osteuropas. Vol.ย 13. Bรถhlau Verlag.
  • Sims-Williams, Nicholas (1997). "New Findings in Ancient Afghanistanโ€“the Bactrian documents discovered from the Northern Hindu-Kush". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-06-10.
  • Swiggers, Pierre (1996). "Transmission of the Phoenician Script to the West". Dalam Daniels; Bright (ed.). The World's Writing Systems. Oxford: University Press. hlm.ย 261โ€“270.
  • Stevenson, Jane (2007). "Translation and the spread of the Greek and Latin alphabets in Late Antiquity". Dalam Harald Kittel; etย al. (ed.). Translation: an international encyclopedia of translation studies. Vol.ย 2. Berlin: de Gruyter. hlm.ย 1157โ€“1159.
  • Threatte, Leslie (1980). The Grammar of Attic Inscriptions. Vol.ย I: Phonology. Berlin, Germany: Walter de Gruyter. ISBNย 978-3-11-007344-7.
  • Thompson, Edward M (1912). An introduction to Greek and Latin palaeography. Oxford: Clarendon.
  • Verbrugghe, Gerald P. (1999), "Transliteration or Transcription of Greek", The Classical World, 92 (6): 499โ€“511, doi:10.2307/4352343, JSTORย 4352343
  • Voutiras, E. (2007). "The Introduction of the Alphabet". Dalam Christidis, Anastasios-Phoivos (ed.). A History of Ancient Greek: From the Beginnings to Late Antiquity. Cambridge, England: Cambridge University Press. hlm.ย 266โ€“276. ISBNย 978-0-521-83307-3.
  • Winterer, Caroline (2010), "Fraternities and sororities", dalam Grafton, Anthony; Most, Glenn W.; Settis, Salvatore (ed.), The Classical Tradition, Cambridge, Massachusetts and London, England: The Belknap Press of Harvard University Press, ISBNย 978-0-674-03572-0
  • Woodard, Roger D. (2010), "Phoinikeia Grammata: An Alphabet for the Greek Language", dalam Bakker, Egbert J. (ed.), A Companion to the Ancient Greek Language, Oxford, England: Wiley-Blackwell, ISBNย 978-1-118-78291-0
  • Woodard, Roger D. (2008). "Attic Greek". Dalam Woodard, Roger D. (ed.). The ancient languages of Europe. Cambridge: University Press. hlm.ย 14โ€“49. ISBNย 9780521684958.