| Creation of the Gods II: Demon Force | |
|---|---|
Poster rilis layar lebar | |
| Nama lain | |
| Hanzi Tradisional | 封神第二部:戰火西岐 |
| Hanzi Sederhana | 封神第二部:战火西岐 |
| Sutradara | Wuershan |
| Produser |
|
| Ditulis oleh |
|
Berdasarkan | Investiture of the Gods oleh Xu Zhonglin |
| Pemeran | |
| Penata musik |
|
| Sinematografer | Wang Yu |
| Penyunting | Huang Shuo |
Perusahaan produksi |
|
| Distributor | Well Go USA Entertainment CMC Pictures |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 145 menit |
| Negara | Tiongkok |
| Bahasa | Mandarin |
Creation of the Gods II: Demon Force adalah film fantasi epik Tiongkok tahun 2025 yang disutradarai oleh Wuershan. Film ini merupakan sekuel dari Creation of the Gods I: Kingdom of Storms, ini adalah film kedua dalam trilogi, yang diadaptasi dari novel fantasi abad ke-16 Investiture of the Gods oleh penulis Dinasti Ming Xu Zhonglin.
Setelah naik takhtanya Raja Zhou yang tiran dari Dinasti Shang dalam film pertama, Demon Force menggambarkan pertahanan Kerajaan Xiqi terhadap pengepungan oleh tentara Shang.
Film ini akan tayang perdana pada tanggal 29 Januari 2025, bertepatan dengan Tahun Baru Imlek, dengan perilisan secara luas mulai tanggal 31 Januari.
Sinopsis
suntingJiang Ziya dan Ji Fa mengumpulkan rakyat sipil bersama dengan dewa dari Kunlun untuk mempertahankan Xiqi dari serangan pasukan Dinasti Shang. Nezha dan Yang Jian membawa jasad Pangeran Yin Jiao, mantan pangeran mahkota Dinasti Shang, ke Kunlun agar dihidupkan kembali. Walaupun ada protes bahwa penghidupan ini akan melawan hukum alam, Yuanshi Tianzun memutuskan untuk menghidupan Yin Jiao kembali. Namun, ia menemukan bahwa arwah Yin Jiao penuh dengan kebencian dan dendam terhadap ayahnya Yin Shou, membuat Yin Jiao menyerap kekuatan Yuanshi Tianzun.
Raja Yin Shou yang baru dihidupkan kembali oleh kekuatan ajaib Su Daji menyambut kedatangan Pembimbing Agung Wen Zhong dan pasukannya yang pulang ke Zhaoge setelah 10 tahun berperang di Beihai, bersama jenderal Deng Chanyu dan Empat Setan Raksasa. Wen Zhong masuk ke istana untuk melaporkan kemenangannya dan mengembalikan komandonya namun Yin Shou meminta Wen Zhong untuk menangkap Ji Fa dan Jiang Ziya di Xiqi untuk merebut Gulungan Penahbisan. Wen Zhong menolak dan meminta untuk pensiun setelah lama mengabdi untuk Dinasti Shang namun Deng Chanyu memohon kepada raja untuk memimpin dalam misi tersebut supaya dapat menunaikan keinginan ayahnya, Deng Jiugong untuk menjadi pendekar yang hebat. Yin Shou kemudian memberikan baju zirahnya kepada Chanyu.
Yin Shou kemudian mengirim seorang utusan ke Xiqi untuk menghadiri pemakaman Ji Chang dengan nada mengancam, memerintah agar Ji Fa bunuh diri atau Xiqi akan diserang. Ji Fa menolak perintah tersebut. Walaupun Ji Fa dapat bertahan melawan Deng Chanyu, Ji Fa terpaksa mundur karena pasukan Chanyu yang lebih kuat, nyaris kabur dengan nyawanya. Ji Fa bertemu dengan Jiang Ziya yang ditangkap oleh burung gagak yang dipanggil oleh Shen Gongbao, mengaku bahwa ia telah memerintahkan evakuasi Xiqi. Sementara itu, roh rubah yang merasuki Su Daji melemah setelah menggunakan kekuatannya untuk memulihkan Yin Shou, tidak bisa mempertahankan kesegaran tubuh Daji. Mereka mencari wadah baru untuk roh tersebut, tetapi ternyata roh itu tidak dapat meninggalkan tubuh Daji.
Setelah Ji Fa dan Ziya kembali, Ziya menyarankan pasukan Ji Fa untuk menyerang perkemahan Chanyu malam itu. Meskipun mereka berhasil membunuh salah satu raksasa di perkemahan Chanyu, mereka tidak mampu mengalahkan sisanya yang menyerang kota keesokan harinya. Jiao, setelah menyerap kekuatan Yuanshi Tianzun, mengalahkan para raksasa sementara Ji Fa menyelamatkan Chanyu dari tenggelam dan menawarkan untuk menyerah dengan imbalan pasukan Chanyu mengampuni Xiqi dan penduduknya. Sementara itu, Shou memaksa Zhong untuk mengambil alih kembali komando pasukannya.
Chanyu membawa Ji Fa ke Zhong, yang menolak permohonan Ji Fa untuk menyerah dan memerintahkan pembantaian di Xiqi. Muak dengan kesediaan Zhong untuk membunuh orang-orang tak berdosa, Chanyu membantu Ji Fa melarikan diri dari penjara. Zhong mengejar mereka, tetapi Jiao menahannya, bersumpah akan membunuhnya jika invasi berlanjut. Jiao bertemu kembali dengan Ji Fa, dan Chanyu diterima sebagai tamu di Xiqi karena telah menyelamatkan Ji Fa, sementara Pemimpin Sekte Tongtian memberikan Gongbao sebuah labu berisi Gu untuk membunuh pasukan Shou yang tersisa dan membangkitkan mereka sebagai tentara mayat hidup yang patuh.
Wen Zhong kemudian menggelapkan langit Xiqi dengan kekuatan sihir dan mengeluarkan kaca terbang yang melumpuhkan siapapun yang terkena sinar kaca tersebut di ritual sihirnya. Pasukan Chanyu yang dikendalikan Wen Zhong dilindungi dengan pemasangan jimat di setiap pasukan, membuat mereka dapat menyerang kota dengan mudah. Jiang Ziya melihat bahwa leher Deng Chanyu ditempel dengan jimat tersebut, berfirasat bahwa Chanyu berada di Xiqi untuk menangkapnya dan merebut Fengsheng Bang. Deng Chanyu sebelumnya bernegosiasi dengan Wen Zhong untuk mengampuni kota Xiqi jika ia berhasil menangkap Jiang Ziya dan mendapatkan Fengsheng Bang, Ziya membiarkan ia ditangkap dan dibawa ke altar Wen Zhong. Jiang Ziya kemudian menembakan sebuah suar ke langit supaya Ji Fa dapat mencapainya.
Di altar tersebut, Ji Fa bersiap untuk membunuh Wen Zhong begitu ia sudah menyelesaikan ritual yang mendampak terhadap kaca-kacanya. Sebaliknya, ini juga membunuh seluruh orang yang dilindungi oleh sihir Wen Zhong, termasuk Deng Chanyu. Setelah Chanyu mengalahkan qilin tungganan Wen Zhong, ia membantu Ji Fa membunuh Zhong, mengakhiri ritual tersebut dan menghidupkan kembali kesadaran pasukan Zhou sementara pasukan Shang mulai menghilang, termasuk Deng Chanyu.
Di beberapa adegan kredit, Yin Jiao yang tidak mendengarkan saran dari dewa-dewa Kunlun pergi ke Zhaoge dan berniat membunuh Yin Shou, tetapi ia dihadang oleh Tongtian Jiaozhu bersama dengan murid-muridnya; Shen Gongbao bertemu dengan Wen Zhong dan dengan perintah raja meminta Wen Zhong untuk bunuh diri. Gongbao kemudian meletakkan jasad kepala Wen Zhong ke sebuah peti; Tongtian Jiaozhu kemudian berhasil mencuci otak Yin Jiao dan meminta Yin Jiao untuk memberi hormat kepada Yin Shou dan mengakui Daji sebagai ibunya.
Pemeran
sunting- Yu Shi sebagai Ji Fa, Adipati Barat dan Lord Xiqi
- Fei Xiang sebagai Raja Yin Shou, raja terakhir Dinasti Shang
- Narana Erdyneeva sebagai Su Daji, selir Raja Yin Shou yang dirasuki oleh roh rubah
- Chen Muchi sebagai Yin Jiao, putra tunggal Yin Shou
- Huang Bo sebagai Jiang Ziya, penjaga Fengshen Bang dan mantan petapa Gunung Kunlun
- Ci Sha sebagai Yang Jian, murid Jiang Ziya yang hebat di sihir air dan teleportasi
- Wu Yafan sebagai Nezha, murid Jiang Ziya yang hebat di sihir api
- Xia Yu sebagai Shen Gongbao, rival Jiang Ziya yang mengabdi sebagai penasihat sihir untuk Yin Shou
- Nashi sebagai Deng Chanyu, jenderal perempuan Dinasti Shang
- Wu Hsing-kuo sebagai Wen Zhong, Pembimbing Agung Dinasti Shang
Referensi
sunting- ^ Billington, Alex (18 December 2024). "Epic First Trailer for 'Creation of the Gods II: Demonic Confrontation'". FirstShowing. Diakses tanggal 18 January 2025.
Pranala luar
sunting- Creation of the Gods II: Demon Force di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- Creation of the Gods II: Demon Force di Rotten Tomatoes (dalam bahasa Inggris)
- Creation of the Gods II: Demon Force di Douban (dalam bahasa Tionghoa)








