Diaspora Tionghoa di Prancis meliputi orang keturunan Tionghoa yang lahir atau bermigrasi ke Prancis. Populasinya memiliki perkiraan yang beragam, dari 600.000 sampai 700.000 hingga 2010[update].[1] Meskipun mereka membentuk bagian kecil dari diaspora Tionghoa, diaspora Tionghoa di Prancis mewakili komunitas Tionghoa perantauan terbesar di Eropa (jika tak termasuk Eropa) dengan Inggris menyusul pada peringkat kedua dengan jumlah sekitar 400.000.
^ abLaurent, Annabelle (28 June 2010). ""Chinois de France" ne veut rien dire" ["Chinois de France" does not mean anything] (dalam bahasa Prancis). Slate.fr. Diakses tanggal 22 November 2016.
Bacaan tambahan
sunting
Liu, G Ames. "France" in L. Pan Ed. (2006) Encyclopaedia of the Chinese Overseas, Singapore: Chinese Heritage Centre (revised edition).
Carine Pina-Guerassimoff. Gender and Migration Networks: New Approaches to Research on Chinese Migration to France and Europe. Journal of Chinese Overseas. May 2006, Third Issue.
Yapsenang; Edward L. Poelinggomang; Gregorius Neonbasu (2015). Diaspora Melanesia di Nusantara. Direktorat Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian
122,0 juta orang Jepang adalah penduduk Jepang, dan ada 4 juta anggota diaspora Jepang, dikenal sebagai Nikkeijin (ๆฅ็ณปไบบ). Dalam beberapa konteks, istilah
lainnya di Nusantara, keberadaan orang Tionghoa di Padang tidak lepas dari fenomena diaspora atau keluarnya orang Tionghoa dari tanah kelahiran mereka untuk
sebagai Federasi Indochina, adalah sekelompok wilayah dependensi Prancis di Asia Tenggara dari tahun 1887 hingga 1954. Awalnya merupakan federasi koloni
ungkapan 'Populaire' yang berasal dari ragam tidak baku bahasa Perancis ke dalam bahasa Indonesia di dalam komik". Universitas Indonesia Library. Diakses tanggal