PT Dompet Anak Bangsa
GoPay
Jenis perusahaan
Tutup
IndustriTeknologi Finansial
PendahuluGo-Jek Credit
DidirikanApril 2016; 10 tahun lalu (2016-04)
Wilayah operasi
Indonesia
JasaDompet elektronik
PemilikGoTo Financial
IndukPT Dompet Karya Anak Bangsa
Situs webgopay.co.id
Catatan kaki / referensi
[1][2]

PT Dompet Anak Bangsa dikenal sebagai GoPay adalah anak perusahaan dari GoTo yang bergerak di bidang teknologi finansial. Layanan utama GoPay adalah dompet elektronik yang memiliki fitur penyimpan uang elektronik, serta untuk pembayaran transaksi di Indonesia.

Sejarah

sunting

2016-2017 (Pendirian dan Akuisisi)

sunting

Pada April 2016, GoPay didirikan sebagai pengganti Go-Jek Credit yang merupakan alat pembayaran untuk layanan Gojek.[1] Kehadiran GoPay membantu pembayaran pada pembelian barang di Gojek yakni GoFood dan GoMart.[3]

Pada Oktober 2016, Gojek mengakuisisi Ponselpay, sebuah perusahaan keuangan milik MVComerce yang telah memiliki lisensi uang elektronik dari Bank Indonesia.[4][5]

Pada tahun 2017, Gojek mengakuisisi tiga perusahaan fintech yaitu Kartuku, Midtrans, dan Mapan untuk mendukung ekspansi GoPay di luar ekosistem Gojek.[6] Pemimpin dari tiga perusahaan tersebut menjadi posisi penting di GoPay, yakni Thomas Husted dari CEO Kartuku menjadi CFO, Aldi Haryopratomo dari Mapan yang memimpin GoPay, dan Ryu Suliawan dari Midtrans yang memimpin platform pedagang.[7]

Kartuku merupakan sebuah perusahaan penyedia prosesor pihak ketiga dan penyedia layanan pembayaran.[8] Kartuku yang telah mengoperasikan lebih dari 150 ribu alat pembayaran di gerai luring dan telah bekerja sama dengan sembilan bank acquirer. Ini akan difokuskan untuk pengembangan penggunaan GoPay secara luring.[9]

Midtrans adalah salah satu perusahaan penyedia jasa pemrosesan pembayaran secara daring yang telah menjalin kemitraan dengan bank-bank di Indonesia, maskapai penerbangan, retail e-commerce, dan perusahaan-perusahaan fintech.[10] Mapan yang telah tersedia di 100 kota tersebut difokuskan oleh Gojek untuk mengakselerasi inklusi keuangan bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan.[11]

2018 -2019 (QR dan Gopaylater)

sunting

Hingga tahun 2017, GoPay hanya dapat digunakan sebagai pembayaran non-tunai untuk layanan Gojek, seperti GoRide, GoCar, GoSend. Pada bulan Maret 2018 bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia dalam rangka dukungan umkm kuliner.[12] Pada 2018, Nadiem Makarim membuat keputusan mengeluarkan GoPay dari ekosistem GoJek, GoPay diharapkan dapat diterima oleh khalayak luas seperti halnya penggunaan uang tunai sebagai alat pembayaran.[13]

Pada bulan Mei 2018, Gopay yang meluncurkan pembayaran QR code guna memudahkan masyarakat dalam pembayaran termasuk para UKM.[14] Penyebaran QR code sebagai metode pembayaran dilanjutkan dengan peluncuran di sarana transportasi publik dan sekolah.[15][16] Gopay juga bekerja sama dengan lembaga amal Baznas dan berbagai masjid untuk penerimaan zakat secara daring.[17]

Pada bulan September 2018, Gopay-later fitur pembayaran terbaru memungkinkan pengguna untuk berutang dengan limit tertentu. PayLater ini merupakan produk fintech lending dari Findaya, PT Mapan Global Reksa. Mapan sendiri adalah satu dari tiga startup fintech yang diakusisi Gojek pada tahun sebelumnya.[18]

Dalam waktu satu tahun setelah QR code diluncurkan, Gopay mencatat transaksi sebesar 89.5 triliun rupiah yaitu tiga puluh persen dari seluruh transaksi uang elektronik yang terdaftar di Bank Indonesia.[19]

Pada akhir 2019, GoPay bekerjasama dengan Nahdlatul Ulama (NU) dalam bidang donasi tanpa tunai melalui implementasi QRIS di Kotak Infak NU. Hal ini membuat GoPay menjadi alat pembayaran pertama yang memperkenalkan QRIS di sektor kedermawanan.[20]

2019-2020 (Perluasan Pembayaran, Asuransi, Investasi, dan Bank)

sunting

Pada periode dua tahun ini Gopay banyak meluncurkan produk pembayaran. Perluasan fungsi GoPay yang digelar pada tahun ini, ada pada produk GoSure sebagai wadah produk perlindungan asuransi, dan GoInvestasi untuk wadah produk instrumen investasi. Fitur GoTagihan pun terus dikembangkan hingga kini dapat digunakan untuk membayar berbagai tagihan seperti pajak, internet, air, listrik, BPJS, pulsa, dan tagihan lainnya. GoPay juga dapat digunakan sebagai opsi pembayaran untuk aplikasi populer di Google Play, Viu, HBO Go, YouTube Premium, YouTube Music dan Spotify. Sementara terkait infrastruktur fisik, GoPay dapat digunakan untuk membayar parkir di lebih dari 60 lokasi parkir di pusat perbelanjaan yang dikelola Secure Parking di seluruh Indonesia.[21]

Pada GoPay telah menggelontorkan dana sebesar Rp2,25 triliun untuk memborong 1,95 miliar saham atau 18,02% dari saham yang ditempatkan Bank Jago, sehingga dompet digital milik Gojek ini menguasai 2,4 miliar saham atau 22,16% di Bank Jago.[22]

2021-2022 (Tokopedia dan GoPayPinjam)

sunting

Pada tahun 2021, setelah terjadinya merger antara Gojek dan Tokopedia untuk menjadi Goto, pengguna bisa memanfaatkan fasilitas pembayaran dengan GoPay dan GoPayLater di aplikasi Tokopedia.[23] Setelah merger dengan Tokopedia, layanan teknologi finansial Gojek dan Tokopedia digabung menjadi Goto Financial dan Hans Patuwo menjabat sebagai Presiden unit bisnis tersebut.[24]

Pada tahun 2022, GoPay resmi memasuki ranah pinjaman online dengan menggandeng startup peer-to-peer (P2P) lending Kredit Pintar dan meluncurkan layanan GoPayPinjam. Layanan GoPayPinjam terbaru ini menawarkan penggunanya untuk meminjam hingga nominal Rp15 juta yang dapat dicicil hingga 12 bulan (tenor) lamanya.

Penghargaan

sunting

Pada tahun 2019 Gojek mendapatkan penghargaan dari majalah Fortune's 'Change the World' berkat inovasi GoPay yang dinilai membantu mempercepat inklusi keuangan dan ekonomi digital. Penghargaan ini ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki kinerja dan dampak yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Gojek masuk dalam daftar Fortune's "Change the World" 2019 melalui inovasi GoPay yang dinilai telah mentransformasi percepatan inklusi finansial dan ekonomi digital di Indonesia. Tahun ini, Gojek menempati peringkat ke-11 dari total 52 organisasi internasional yang masuk dalam daftar tersebut, melompat dari sebelumnya yang menempati peringkat ke-17 pada 2017.[25]

Pada tahun 2022, Gopay meraih penghargaan internasional dari The Asian Banker Excellence and Strongest Banks in Asia Awards 2022. Penghargaan yang diberikan oleh platform industri keuangan di Asia tersebut diberikan kepada layanan dompet elektronik GoPay sebagai Best Digital Wallet in Indonesia dan layanan payment gateway Midtrans sebagai Best Merchant Service in Indonesia.[26]

Referensi

sunting
  1. ^ a b Berempat (2018-04-16). "Belajar Menggaet Investor dari GO-JEK". Berempat. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-10-28. Diakses tanggal 2025-10-6.
  2. ^ "Tentang Kami". GoTo. Diakses tanggal 2025-10-6.
  3. ^ Pratama, Aditya Hadi (2016-04-19). Nugrahanto, Pradipta; Iriansyah, Fadly Yanuar (ed.). "GO-JEK Perbarui Aplikasi dan Luncurkan Layanan GO-CAR". Tech In Asia. Diakses tanggal 2025-10-6.
  4. ^ "Setelah Pianta & Halodoc, Go-Jek Gandeng PonselPay". SWA.co.id. 2016-10-25. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2018-10-06. ;
  5. ^ "Tech in Asia Indonesia - Komunitas Online Startup di Asia". id.techinasia.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2018-10-06. ;
  6. ^ "Tech in Asia Indonesia - Komunitas Online Startup di Asia". id.techinasia.com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2018-10-05.
  7. ^ Russell, Jon (2017-12-15). "Go-Jek buys three startups to advance its mobile payment business". TechCrunch (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-14. Diakses tanggal 2023-04-15.
  8. ^ Ayuwuragil, Kustin. "Mengenal Sekilas 3 Perusahaan Fintech yang Dicaplok Gojek". teknologi (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2018-10-05. ;
  9. ^ Ayuwuragil, Kustin. "Perkuat Gopay, Gojek Caplok Kartuku, Midtrans dan Mapan". teknologi (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-20. Diakses tanggal 2018-10-05. ;
  10. ^ Ika, Aprillia, ed. (2017-12-18). "Menilik Tiga Fintech yang Diakuisisi Go-Pay". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2018-10-05. ;
  11. ^ Aria, Pingit. "Dari Pembayaran ke Arisan, Ini Profil 3 Fintech yang Diakuisisi GoJek". Katadata. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-06. Diakses tanggal 2018-10-05.
  12. ^ "BNI Gandeng Go Pay Salurkan Kredit Untuk UMKM Kuliner". swa.co.id. Diakses tanggal 2026-04-03.
  13. ^ Haryanto, Agus Tri. "Go-Pay Mau Dikeluarkan dari Ekosistem Go-Jek". detikinet. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  14. ^ Media, Kompas Cyber (2018-05-08). "Go-Pay Bisa Dipakai Bayar Makanan di Warung, Caranya?". KOMPAS.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  15. ^ "Bayar Nontunai Bus Trans Semarang Kini Bisa dengan Gopay". Republika Online. 2018-09-04. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  16. ^ Media, Kompas Cyber (2019-01-23). "Jajan di Kantin SMK Jakarta Utara Kini Bisa Pakai Go-Pay". KOMPAS.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  17. ^ "Sedekah via QR Code, Seberapa Menarik bagi Pengguna Uang Elektronik? - Katadata.co.id". katadata.co.id. 2018-05-24. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  18. ^ "Go-Jek Mulai Kembangkan "Kartu Kredit Virtual" PayLater | DailySocial.id". dailysocial.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  19. ^ "Transaksi Tembus Rp 89,5 Triliun, Pengguna Aktif GoPay Terbanyak di RI - Teknologi Katadata.co.id". katadata.co.id. 2019-08-14. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-09. Diakses tanggal 2023-04-15.
  20. ^ Hastuti, Rahajeng Kusumo (2019-12-23). "Soal QRIS, BI Harap Pemain Pembayaran Elektronik Ikuti Gopay". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2025-10-8.
  21. ^ "Pandemi Pacu GoPay Luncurkan Banyak Inovasi". Bisnis.com. 2020-10-28. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  22. ^ "Gopay Gelontorkan Dana Triliunan Buat Beli Bank Jago, Akhirnya Gojek Punya Bank!". Warta Ekonomi. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  23. ^ Mediatama, Grahanusa (2021-11-04). "Akun Gojek dan Tokopedia tersambung, pengguna Gopay yang dapat untung". kontan.co.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  24. ^ Aulia, Dea Duta. "GoTo Ubah Struktur Kepemimpinan Baru, Apa Dampaknya buat Investor?". detikfinance. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  25. ^ Mangkuto, Wangi Sinintya. "Makasih GoPay, Gojek Jadi Perusahaan Pengubah Dunia Lagi". CNBC Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-19. Diakses tanggal 2023-04-15.
  26. ^ Media, Kompas Cyber (2022-12-15). "GoTo Financial Raih Dua Penghargaan di Ajang The Asian Banker: Excellence and Strongest Banks in Asia Awards 2022". KOMPAS.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-05. Diakses tanggal 2023-04-15.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gojek

App Store. Gojek juga mempunyai layanan pembayaran digital yang bernama Gopay, pengantaran makanan dan minuman. Selain di Indonesia, layanan Gojek kini

Aldi Haryopratomo

pernah menjabat sebagai pendiri dan CEO layanan keuangan digital Mapan dan Gopay. Aldi juga adalah Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia. Aldi adalah lulusan

Fufufafa

Saldo Gopay ke Nomor Akun Fufufafa, Benarkah Muncul Nama Gibran". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-04-08. "Polemik Akun Fufufafa, Nama Gopay Gibran

QRIS

tiap pedagang. Misalnya, pembeli harus memiliki GoPay jika pedagang hanya menyediakan kode QR GoPay. Karena dianggap tidak praktis, Bank Indonesia memutuskan

Bank Jago

perusahaan ini diubah menjadi seperti sekarang. Pada akhir tahun 2020, GoPay resmi mengakuisisi 22,16% saham perusahaan ini. Sebenarnya, sebelum akuisisi

EVOS Esports

Agustus 21, 2016; 9 tahun lalu (2016-08-21) Berbasis di Jakarta, Indonesia Mitra AXIS Pop Mie Gopay Itel Mobile Chupa Chups Doritos Situs web www.evos.gg

ONIC Esports

Indonesia Pemilik PT. Daidan Aditama Yaksa Maskot Hanu Klub penggemar resmi SONIC Republic Mitra Infinix Biznet Gopay Dailybox Situs web onic-esports.com

Nadiem Makarim

non-tunai di Indonesia. Kartuku kemudian diakuisisi Gojek untuk memperkuat GoPay. Nadiem mendirikan Gojek pada 2010 dan kini Gojek sudah menjadi salah satu