Tionghoa Filipina
華菲人
Intsik
Tsinoy
Jumlah populasi
1,146,250
1.3% dari populasi Filipina (2005)
Daerah dengan populasi signifikan
Metro Manila, Metro Cebu, Angeles
Baguio, Bacolod, Davao, Iligan, Iloilo, Laguna
Lucena, Sulu, Tarlac, Vigan, Zamboanga
Bahasa
Hokkien, Mandarin, Kanton, Teochew (Chao Chow), bahasa Filipina, Inggris
Tionghoa Min, Tionghoa Yue, Hakka
beragam dialek Tionghoa lainnya
Agama
Katolik Roma, Protestantisme, Buddhisme, Daoisme
Kelompok etnik terkait
Sangley, Tionghoa Selatan
Tionghoa perantauan

Tionghoa Filipina (Hanzi sederhana: 华菲; Hanzi tradisional: 華菲; Pinyin: Huáfēi; Hokkien: Huâ-hui; Kanton: Wàhfèi; Tagalog/Filipina: Intsik (dibaca [ɪntʃɪk]) (atau "Tsinoy", dibaca [tʃɪnoɪ]) adalah orang Filipina keturunan Tionghoa, yang umumnya lahir dan tinggal di Filipina.

Tionghoa Filipina adalah salah satu kelompok keturunan Tionghoa terbesar di Asia Tenggara. Terdapat sekitar 1.35 juta orang Filipina dengan keturunan Tionghoa murni, atau 1.6% dari jumlah penduduk negara tersebut.[1]

Tionghoa Mestizo dan totok

sunting

Orang Tionghoa yang telah menikahi penduduk asli Filipina telah berasimilasi dengan budaya setempat selama beberapa generasi. Golongan ini disebut mestizo.[2] Golongan ini berpartisipasi aktif dalam politik.

Sedangkan, imigran Tionghoa totok yang datang belakangan serta keturunan mereka, kurang berpartisipasi dalam politik dan banyak yang tidak mempunyai kewarganegaraan. Kebijakan asimilasi tahun 1975 diterapkan pemerintah Filipina untuk mengatasi hal-hal tersebut.

Kebijakan asimilasi

sunting

Filipina mendefinisikan "Bangsa Filipina" berdasarkan kebudayaan. "Ras Filipina" tidak berlaku. Tionghoa mestizos (keturunan campuran) dianggap sebagai warga negara, begitu juga dengan Tionghoa totok. Akulturasi etnis Tionghoa Filipina adalah yang paling baik di Asia Tenggara di samping etnis Tionghoa Thailand.[2]

Presiden Ferdinand Marcos mengeluarkan kebijakan asimilasi dengan meliberalisasikan undang-undang kewarganegaraan Filipina pada tahun 1975.[2] Hal ini memungkinkan orang Tionghoa di Filipina menjadi warga negara tanpa banyak kesulitan. Pendidikan nasional juga dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan asimilasi orang Tionghoa dengan orang Filipina. Beberapa hal yang berubah sejak tahun 1976 antara lain adanya kebijakan pemerintah menetapkan sekolah Tionghoa menjadi sekolah nasional yang dikelola warga negara sendiri. Bahasa kurikulum yang menggunakan Bahasa Tionghoa diganti menjadi Bahasa Inggris dan Tagalog.[2] Bahasa Tionghoa cukup sebagai mata pelajaran.

Referensi

sunting
  1. ^ (Inggris) The ethnic Chinese variable in domestic and foreign policies in Malaysia and Indonesia Diarsipkan 2018-11-01 di Wayback Machine., accessdate=2012-04-23
  2. ^ a b c d Suryadinata, Leo (1999). Etnis Tionghoa dan Pembangunan Bangsa. Jakarta: Pustaka LP3ES. ISBN 979-8391-76-4.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Filipina

Filipina, dengan nama resmi Republik Filipina (bahasa Inggris: Republic of the Philippinescode: en is deprecated ) adalah sebuah negara kepulauan berbentuk

Orang Tionghoa-Indonesia

Orang Tionghoa Indonesia (juga disebut orang Tionghoa), adalah salah sebuah kelompok masyarakat di Indonesia adalah orang Indonesia yang leluhurnya bermigrasi

Tionghoa

Singapura Tionghoa Thailand Untuk negara dengan populasi lumayan Tionghoa Amerika Tionghoa Indonesia Tionghoa Australia Tionghoa Kanada Tionghoa Filipina Tionghoa

Bahasa Tionghoa

mengandung Teks Tionghoa. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan Karakter Tionghoa. Bahasa

Orang Tionghoa perantauan

Diaspora Tionghoa atau Orang Tionghoa perantauan (Hanzi tradisional: 海外華人; Hanzi sederhana: 海外华人; Pinyin: Hǎiwài Huárén) atau Hoakiao (Hanzi: 华侨; Pinyin:

Kelompok etnik di Filipina

pula beberapa kelompok keturunan migran historis seperti Tionghoa Filipina dan Spanyol Filipina, keduanya berkawin campur dengan kelompok-kelompok etnik

Bahasa Hokkien Filipina

Hokkien Filipina adalah suatu dialek bahasa Hokkien yang umum dituturkan oleh masyarakat Tionghoa Filipina sebagai basantara sesama Tionghoa lainnnya

Lorenzo Ruiz

September 1637) adalah seorang santo Filipina yang dimuliakan dalam Gereja Katolik Roma. Sebagai seorang Tionghoa Filipina, ia menjadi protomartir di negara