| Bagian dari seri tentang |
| 37ย sayapย pencerahan (bodhipakkhiyฤ-dhammฤ) |
|---|
| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme |
|---|
|
|
| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme Theravฤda |
|---|
| Buddhisme |
Dalam Buddhisme, bodhipakkhiyฤ dhammฤ (Pali; ejaan variannya termasuk bodhipakkhikฤ dhammฤ dan bodhapakkhiyฤ dhammฤ;[1] Sanskerta: bodhipakแนฃa dharma) adalah kualitas-kualitas (dhammฤ) yang mendukung atau berhubungan dengan (pakkhiya) pencerahan (bodhi), yaitu faktor-faktor atau kualitas baik yang dikembangkan melalui praktik meditasi atau pengembangan batin (bhฤvanฤ).
Dalam kitab komentar Pali, istilah bodhipakkhiyฤ dhammฤ digunakan untuk merujuk pada tujuh set kualitas yang secara teratur dikaitkan dengan Buddha di seluruh Tripitaka Pali. Di dalam ketujuh kelompok kualitas yang berhubungan dengan bodhi ini, tercantum total tiga puluh tujuh kualitas yang berulang dan saling berhubungan (sattatiแนsa bodhipakkhiyฤ dhammฤ).[2]
Tujuh set kualitas ini diakui oleh umat Buddha Theravฤda dan Mahฤyฤna sebagai aspek pelengkap dari jalan menuju bodhi umat Buddha.[3]
Tiga puluh tujuh kualitas dalam tujuh set
suntingDalam Bhฤvanฤ Sutta ("Diskursus tentang Pengembangan Batin,"[note 1] AN 7.71), Sang Buddha tercatat berkata:
| โ | Para bhikkhu, meskipun seorang bhikkhu yang tidak mengerahkan dirinya pada pengembangan meditatif batinnya [bhฤvanฤ[note 1]] mungkin berharap, "Oh, batinku mungkin terbebas dari noda-noda melalui ketidak-melekatan!", tetapi batinnya tidak akan terbebas. Untuk alasan apa? "Karena ia belum mengembangkan batinnya," kata seseorang. Tidak mengembangkannya dalam hal apa? Dalam empat landasan perhatian, empat jenis usaha yang benar, empat dasar keberhasilan, lima indra [spiritual], lima kekuatan, tujuh faktor pencerahan, dan Jalan Mulia Berunsur Delapan.[4][note 2] | โ |
| โโBhฤvanฤ Sutta,ย ANย 7.71 | ||
Di bagian lain dalam Kanon,[5] dan di banyak tempat dalam ฤgama dari aliran-aliran Buddhis awal lainnya,[6] tujuh set dari tiga puluh tujuh kualitas yang mendukung pencerahan ini disebutkan sebagai:
Empat landasan perhatian-penuh (cattฤro satipaแนญแนญhฤnฤ)
sunting- Perenungan pada tubuh (Pali: kฤyฤnupassanฤ; Sanskerta: kayฤnupasthฤna)
- Perenungan pada perasaan (vedanฤnupassanฤ; vedanฤnupasthฤna)
- Perenungan pada kesadaran (cittฤnupassanฤ; cittanupasthฤna)
- Perenungan pada fenomena/kualitas batin (dhammฤnupassanฤ; dharmanupasthฤna)
Empat usaha/upaya benar (cattฤro sammappadhฤnฤ)
sunting- Usaha untuk mencegah timbulnya keadaan-keadaan tidak baik (anuppฤdฤya)
- Usaha untuk meninggalkan keadaan-keadaan tidak baik yang telah muncul (pahฤnฤya)
- Upaya untuk memunculkan keadaan-keadaan baik (uppฤdฤya)
- Upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan keadaan-keadaan baik yang telah muncul (แนญhitiyฤ)
Empat dasar keberhasilan (cattฤro iddhipฤdฤ)
suntingKonsentrasi (samฤdhi) yang dihasilkan dari:
- Hasrat (Pali: chanda; Sanskerta: chanda)
- Energi/usaha (viriya; vฤซrya)
- Kesadaran (citta; citta)
- Keterampilan analisis (vฤซmaแนsa atau vฤซmaลsฤ; mimฤแนsฤ)
Lima indra (paรฑca indriya)
sunting- Keyakinan[7] (Pali: saddhฤ; Sanskerta: ลraddhฤ)
- Energi/usaha (viriya; vฤซrya)
- Perhatian-penuh (sati; smแนti)
- Konsentrasi (samฤdhi; samฤdhi)
- Kebijaksanaan (paรฑรฑฤ; prajรฑฤ)
Lima kekuatan (paรฑca bala)
sunting- Keyakinan (Pali: saddhฤ; Sanskerta: ลraddhฤ)
- Energi/usaha (viriya; vฤซrya)
- Perhatian-penuh (sati; smแนti)
- Konsentrasi (samฤdhi; samฤdhi)
- Kebijaksanaan (paรฑรฑฤ; prajรฑฤ)
Tujuh faktor pencerahan (satta bojjhaแน gฤ)
sunting- Perhatian-penuh (Pali: sati; Sanskerta: smแนti)
- Penyelidikan/investigasi (dhamma vicaya; dharmapravicaya)
- Energi/usaha (viriya; vฤซrya)
- Kegembiraan/kegiuran (pฤซti; prฤซti)
- Ketenteraman (passaddhi; praลrabdhi)
- Konsentrasi (samฤdhi; samฤdhi)
- Keseimbangan batin (upekkhฤ; upekแนฃฤ)
Jalan Mulia Berunsur Delapan (ariya aแนญแนญhaแน gika magga)
sunting- Pandangan Benar (Pali: sammฤ diแนญแนญhi; Sanskerta: samyag-dแนแนฃแนญi)
- Perniatan Benar (sammฤ saแน kappa; samyak-saแนkalpa)
- Perkataan Benar (sammฤ vฤcฤ; samyag-vฤc)
- Perbuatan Benar (sammฤ kammanta; samyak-karmฤnta)
- Penghidupan Benar (sammฤ ฤjฤซva; samyag-ฤjฤซva)
- Pengupayaan Benar (sammฤ vฤyฤma; samyag-vyฤyฤma)
- Perhatian/Penyadaran Benar (sammฤ sati; samyak-smแนti)
- Pengheningan Benar (sammฤ samฤdhi; samyak-samฤdhi)
Empat puluh tiga dan empat puluh satu kualitas
suntingDalam kitab Nettipakaraแนa (Nayasamuแนญแนญhฤna, Ne 36), sebuah kitab dalam Khuddakanikฤya, Tripitaka Pali, disebutkan empat puluh tiga kualitas yang berhubungan dengan pencerahan (tecattฤlฤซsa bodhipakkhiyฤ dhammฤ) yang, menurut kitab komentar, mencakup tiga puluh tujuh kualitas yang disebutkan di atas ditambah enam perenungan berikut (juga ditemukan dalam berbagai sutta, misalnya Saแน gฤซti Sutta dari Dฤซgha Nikฤya 33).
- Perenungan terhadap trilaksana:
- persepsi ketidakkekalan (aniccasaรฑรฑฤ)
- persepsi penderitaan (dukkhasaรฑรฑฤ)
- persepsi bukan-diri (anattasaรฑรฑฤ)
- perspesi pelepasan [penyebab penderitaan] (pahฤnasaรฑรฑฤ)
- persepsi kebosanan/kepudaran (virฤgasaรฑรฑฤ)
- persepsi pelenyapan/penghentian (nirodhasaรฑรฑฤ)
Sebuah diskursus (sutta) yang ditemukan dalam Koleksi Sesepuh (thera) kitab Buddhis Gandhฤra menyebutkan empat puluh satu, bukannya tiga puluh tujuh dharma yang bermanfaat.[8] Teks Gandhara mencakup rลซpajhฤna yang tidak dikenali dalam dalam tradisi Pali.[8] Salomon mencatat bahwa daftar yang diberi nomor empat puluh satu ini muncul dalam terjemahan bahasa Tionghoa dari Dฤซrghฤgama yang menurut para ahli saat ini berasal dari aliran Buddhisme Dharmaguptaka dan terjemahan bahasa Tionghoa dari Vinaya Dharmaguptaka.[8]
Dalam sastra Pali
suntingIstilah teknis "bodhipakkhiyฤ dhammฤ", yang secara eksplisit mengacu pada tujuh set kualitas yang diidentifikasi di atas, pertama kali ditemukan dalam kitab komentar Pali;[2] meskipun demikian, tujuh set bodhipakkhiyฤ dhammฤ sendiri pertama kali disusun, disebutkan satu per satu, dan dirujuk dalam berbagai bagian Suttapiแนญaka dan Abhidhammapiแนญaka yang kanonis.[9]
Suttapiแนญaka
suntingDฤซghanikฤya
suntingDalam Mahฤ-parinibbฤna Sutta (DN 16) yang terkenal dari Dฤซghanikฤya, yang menceritakan hari-hari terakhir Sang Buddha, dalam ceramah terakhir Sang Buddha kepada para pengikutnya, Beliau menyatakan: [10]
Sekarang, wahai para bhikkhu, Aku katakan kepada kalian bahwa ajaran-ajaran ini, yang telah Kuketahui secara langsung dan yang telah Kuberitahukan kepada kalian, hendaknya kalian pelajari dengan saksama, pupuk, kembangkan, dan praktikkan dengan sering, agar kehidupan yang murni dapat terwujud dan bertahan lama, demi kesejahteraan dan kebahagiaan banyak orang, demi kasih sayang kepada dunia, demi manfaat, kesejahteraan, dan kebahagiaan para dewa dan manusia. Dan apakah, para bhikkhu, ajaran-ajaran ini? Yaitu empat landasan perhatian-penuh, empat usaha benar, empat dasar keberhasilan [batin], lima indra [spiritual], lima kekuatan, tujuh faktor pencerahan, dan Jalan Mulia Berunsur Delapan. Para bhikkhu, inilah ajaran-ajaran yang telah Ku-mengerti secara langsung, yang telah Ku-ajarkan kepada kalian, dan yang harus kalian pelajari dengan saksama, pupuk, kembangkan, dan praktikkan secara rutin....
Majjhimanikฤya
suntingDalam Mahฤsakuludฤyi Sutta (MN 77) di Majjhimanikฤya,[11] ketika ditanya mengapa para siswa-Nya menghormati-Nya, Sang Buddha menyebutkan lima kualitas yang dimilikinya: moralitas tertinggi (adhisฤซle ... paramena sฤซlakkhandha); pengetahuan dan penglihatan tertinggi (abhikkante รฑฤแนadassane); kebijaksanaan tertinggi (adhipaรฑรฑฤya ... paramena paรฑรฑฤkkhandha); penjelasan-Nya tentang Empat Kebenaran Mulia (ariyasaccฤni); dan, identifikasi-Nya tentang berbagai cara untuk mengembangkan keadaan-keadaan yang baik.
Penjelasan Sang Buddha mengenai hal tersebut mencakup tujuh set dari tiga puluh tujuh bodhipakkhiyฤ dhammฤ yang diuraikan secara individual dalam khotbah ini.[12]
Saแนyuttanikฤya
suntingDalam Saแนyuttanikฤya, tujuh bab pertama dari bagian kelima kitab ini masing-masing dikhususkan untuk salah satu bodhipakkhiyฤ dhammฤ. Meskipun terdapat banyak pengulangan di antara diskursus-diskursus (sutta) dalam bab-bab ini, ketujuh bab ini mencakup hampir 900 diskursus.[13]
Aแน guttaranikฤya
suntingDalam Upajjhฤya Sutta (AN 5.56) di Aแน guttaranikฤya, Sang Buddha menyampaikan lima hal yang dapat dikembangkan untuk mengatasi rintangan spiritual: kendalikanlah indra-indra batin; makanlah dalam jumlah makanan yang tepat; tetaplah terjaga; waspadalah terhadap jasa kebajikan; dan, kembangkanlah bodhipakkhiyฤ dhammฤ sepanjang hari.[14]
Khuddakanikฤya
suntingDalam Khuddakanikฤya, bodhipakkhiyฤ dhammฤ disebutkan di Itivuttaka 82;[15] Anuruddhattheragฤthฤ, Theragฤtha 16.9;[16] dan Netti 31, 112, 197, 237, 240, dan 261.[17]
Abhidhammapiแนญaka
suntingBodhipakkhiyฤ dhammฤ disebutkan dalam beberapa bagian Abhidhamma, seperti dalam kitab Vibhaแน ga bagian 571 dan 584.[18]
Kitab komentar dan risalah
suntingKitab komentar
suntingDalam kitab komentar Pali, bodhipakkhiyฤ dhammฤ juga disebutkan dalam Dhammapada-aแนญแนญhakathฤ (DhA i.230), Suttanipฤta-aแนญแนญhakathฤ (SnA 164), dan Jฤtaka-aแนญแนญhakathฤ (J i.275, iii.290, dan v.483).[19]
Kitab risalah
suntingDalam kitab Visuddhimagga, Buddhaghosa menguraikan tujuh kelompok bodhipakkhiyฤ dhammฤ beserta diskursus Sutta Piแนญaka yang relevan (Vism. XXII.33), menjelaskan setiap kelompok (Vism. XXII.34-38), dan menjelaskan keberadaan mereka dalam kesadaran seorang Arahat (Vism. XXII.39-40). Di samping itu, Buddhaghosa memfaktorkan ke-37 kualitas tersebut sedemikian rupa sehingga dapat menguraikan empat belas kualitas yang tidak berulang (Vism. XXII.40-43); jadi, misalnya, sementara sembilan kualitas (energi/usaha, perhatian-penuh, kegembiraan, ketenteraman, keseimbangan batin, kehendak/niat, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar) disebutkan hanya satu kali dalam daftar lengkap berisi 37 kualitas, maka lima kualitas lainnya disebutkan beberapa kali. Tabel 1 di bawah ini mengidentifikasi lima kualitas yang mencakup beberapa perangkat bodhipakkhiyฤ-dhammฤ.[20]
| 7 SET KUALITAS-KUALITAS | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 4 Landasan Perhatian-penuh (satipaแนญแนญhฤna) |
4 Usaha Benar (sammฤppadhฤna) |
4 Dasar Keberhasilan (iddhipฤda) |
5 Indra (indriya) |
5 Kekuatan (bala) |
7 Faktor Pencerahan (bojjhaแน gฤ) |
8 Unsur Jalan Mulia (ariya aแนญแนญhaแน gika magga) | ||
KUALITAS
|
Keyakinan (saddhฤ) |
saddhฤ | saddhฤ | |||||
| Energi/Usaha (viriya) |
4 sammฤ- padhฤna |
viriya | viriya | viriya | viriya | sammฤ vฤyฤma | ||
| Perhatian penuh (sati) |
4 sati- paแนญแนญhฤnฤ |
sati | sati | sati | sammฤ sati | |||
| Konsentrasi (samฤdhi) |
samฤdhi | samฤdhi | samฤdhi | sammฤ samฤdhi | ||||
| Kebijaksanaan (paรฑรฑฤ) |
vฤซmaแนsa | paรฑรฑฤ | paรฑรฑฤ | dhammฤ vicaya |
sammฤ diแนญแนญhi | |||
| Tabel 1: Lima kualitas yang disebutkan 28 kali dalam tujuh set kualitas yang mendukung Kecerahan (berdasarkan kitab Vism. XXII.41-43). | ||||||||
Lihat pula
sunting- Konsensus pemersatu Theravฤda dan Mahฤyฤna
- Bojjhaแน ga
- Kekuatan (Buddhisme)
- Empat Kebenaran Mulia
- Satipaแนญแนญhฤna
- Trilaksana
Catatan
sunting- ^ a b Kata Pali di sini yang diterjemahkan sebagai "development" merujuk pada bhฤvanฤ. Nyanaponika & Bodhi (1999), hlm.ย 305 n.ย 20 catatan: "The term 'bhฤvanฤ' (lit.:making become), usually translated as 'meditation,' is not restricted to methodical exercises in mental concentration but comprises the entire field of mental training." Untuk penjelasan lebih lanjut terkait poin ini, bandingkan dengan artikel Wikipedia tentang Bhฤvanฤ, Meditasi (Buddhisme) (terkait "meditasi" dan "konsentrasi batin/mental"), dan Pelatihan lipat tiga (terkait "pelatihan mental").
- ^ Mengenai urutan tujuh set, Bodhi (2000), hlm. 1486โ87, mencatat: "The presentation of the seven sets in a graded sequence might convey the impression that they constitute seven successive stages of practice. This, however, would be a misinterpretation. Close consideration of the series would show that the seven sets are ranked in a numerically ascending order, from four to eight, which means that their arrangement is purely pedagogic and implies nothing about a later set being more advanced than the earlier sets.... By presenting the course of practice from different angles, in different keys, and with different degrees of detail, the texts are able to finely modulate the practice of the path to suit the diverse needs of the people to be trained...."
Referensi
sunting- ^ For the various Pali spellings, see Rhys Davids & Stede (1921โ25), hlm.ย 491, under the entries for "bodha" and "bodhi." In this article, the variants are listed from most frequently used to least, deduced from Rhys Davids & Stede (1921โ25) and other sources.
- ^ a b Regarding the use of the compound Pali term bodhipakkhiyฤ dhammฤ in the canonical discourses, based on a search of the Sinhala SLTP tipitaka using the La Trobe University search engine ("Pali Canon Online Database". La Trobe University. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-27. Diakses tanggal 2007-11-21.), the term bodhipakkhiyฤ dhammฤ (and its variant spellings and declensions) was found in following nine discourses in the Sutta Pitaka:
- ^ Ven. Walpola Sri Rahula (December 1โ7, 1981). "One Vehicle for Peace". Proceedings: Third International Congress World Buddhist Sangha Council. Third International Congress World Buddhist Sangha Council. Taiwan. hlm.ย 32โ35.
- ^ Nyanaponika & Bodhi (1999), hal.ย 192โ3.
- ^ For instance, these thirty-seven qualities are enumerated in SN 43.12 "The Unconditioned" (Bodhi, 2000, hlm.ย 1374โ78), where each quality is deemed "the path leading to the unconditioned" (asaแน khatagฤmฤซ maggo), which is in turn defined as the destruction of lust, hatred and delusion (rฤgakkhayo dosakkhayo mohakkhayo).
- ^ Sarvฤstivฤda Buddhist scholasticism, Part 2, Volume 11, by Charles Willemen, Bart Dessein, Collett Cox Brill Academic Publishers: 1997. ISBN 90-04-10231-0 pg 11
- ^ Thanissaro Bhikkhu (2011). "Wings to Awakening: An Anthology from the Pali Canon". Access to Insight.
- ^ a b c Salomon, Richard (2018). The Buddhist Literature of Ancient Gandhara. Wisdom Publications. hlm.ย 135. ISBNย 978-1-61429-168-8.
- ^ For a survey of references to these qualities, see, for instance, Rhys Davids & Stede (1921โ25), hlm.ย 491, entries on "bodha", and on "bodhi". Bodhi (2000), hlm.ย 1485โ86, notes:
- ^ Vajra & Story (1998).
- ^ รฤแนamoli & Bodhi (2001), "The Greater Discourse to Sakuludฤyin" (Mahฤsakuludฤyi Sutta, MN 77), hlm.ย 629โ647, 1284 n. 762; Upalavanna (n.d.-a); and, SLTP, n.d.-b
- ^ In MN 77, in addition to the seven sets of 37 qualities conducive to Enlightenment, the Buddha further identified his teaching of various meditative accomplishments (such as the jhanas) and his achieving higher knowledge (such as recollecting past lives) as contributing to his disciples' veneration. Note that the phrase, "ways to develop wholesome states," is not actually in the original Pali sutta itself but is a square-bracketed sectional title inserted by รฤแนamoli & Bodhi (2001) to demarcate the fifth quality set that the Buddha self identifies as the basis for his disciples' veneration.
- ^ Bodhi (2000), chs. 45-51, pp.โ1523โ1749. The number of discourses identified here is based on Bodhi (2000) โ which includes 894 separate discourses โ but the actual number of discourses varies depending on which edition of the Samyutta Nikaya one is referencing.
- ^ Upalavanna (n.d.-b), AN 5.6.6.
- ^ Thanissaro (2001), Iti. 82 is at available at https://www.accesstoinsight.org/tipitaka/kn/iti/iti.3.050-099.than.html#iti-082 (retrieved 2007-05-22).
- ^ SLTP (n.d.-c), stanza 900 in Pali: "Tassa dhamma ime honti kusalฤ bodhipakkhikฤ, Anฤsavo ca so hoti iti vuttaแน mahesinฤ." This is part of the stanzas ascribed to Anuruddha. Norman (1997), hlm.ย 90, translates the Pali as: "His characteristics are good, conducive to enlightenment, and he is without ฤsavas [mental intoxicants]; so it is said by the great seer."
- ^ Rhys Davids & Stede (1921โ25), ohlm. cit.
- ^ SLTP (n.d.-a), ยงยง 571, 584 (PTS pages 244, 249). Rhys Davids & Stede (1921โ25), hlm.ย 491, entry for "bodhi," states that the bodhipakkhiyฤ dhammฤ are "mentioned at many other passages of the Abhidhamma."
- ^ Rhys Davids & Stede (1921โ25), ohlm. cit.
- ^ Buddhaghosa & รฤแนamoli (1999), hlm.ย 702โ705. Note that, whereas the Visuddhimagga orders the five redundant qualities listed in the table in order of ascending frequency among the seven sets (that is, from faith which appears twice among the seven sets to energy which appears nine times), the table below orders them in a manner consistent with the Five Faculties and Five Powers (from faith to understanding) to facilitate reader comprehension as there is potentially a developmental facet to this classical ordering.
Daftar pustaka
sunting- Bodhi, Bhikkhu (2000), The Connected Discourses of the Buddha: A Translation of the Samyutta Nikaya, Wisdom Publications, ISBNย 0-86171-331-1
- Buddhaghosa, Bhadantacariya & Bhikkhu รฤแนamoli (trans.) (1999). The Path of Purification: Visuddhimagga. Seattle: BPS Pariyatti Editions. ISBN 1-928706-00-2.
- Gethin, R.M.L. (2001), The Buddhist Path to Awakening: A Study of the Bodhi-Pakkhiyฤ Dhammฤ, Oneworld Publishers, ISBNย 978-1851682850 (Cited in Bodhi, 2000, hlm.ย 1937 n. 235.)
- Ireland, John D. (1997), The Udฤna & the Itivuttaka, Buddhist Publication Society, ISBNย 955-24-0164-X
- Bhikkhu, Nanamoli; Bodhi, Bhikkhu (2001), The Middle-Length Discourses of the Buddha: A Translation of the Majjhima Nikฤya, Wisdom Publications, ISBNย 0-86171-072-X
- Norman, K.R. (1997), Poems of Early Buddhist Monks (Theragฤthฤ), Pali Text Society, ISBNย 0-86013-339-7
- Thera, Nyanaponika; Bodhi, Bhikkhu (1999), Numerical Discourses of the Buddha: An Anthology of Suttas from the Anguttara Nikaya, Altamira Press, ISBNย 0-7425-0405-0
- Rahula, Walpola (2003), The Heritage of the Bhikkhu, Grove Press, ISBNย 0-8021-4023-8 Cited on http://www.serve.com/cmtan/buddhism/Misc/unify.html Diarsipkan 2014-11-04 di Wayback Machine.; retrieved on 2007-05-22 .
- Rhys Davids, T.W.; Stede, William (1921), The Pali Text Society's PaliโEnglish Dictionary, Pali Text Society A general on-line search engine for the PED is available at http://dsal.uchicago.edu/dictionaries/pali/.
- Sri Lanka Tripitaka Project (SLTP) (n.d.-a). Jhฤnavibhaแน go (Vbh. ch. 12, in Pali). Diakses 2007-05-24 from "METTANET - LANKA" at: https://web.archive.org/web/20060109215754/http://www.metta.lk/tipitaka/3Abhidhamma-Pitaka/2-Vibhanga/12-jhanavibhanga-p.htm.
- Sri Lanka Tripitaka Project (SLTP) (n.d.-b). Mahฤ-sakuludฤyisuttaแน (MN 77, in Pali). Diakses 2007-05-22 from "METTANET - LANKA" at: https://web.archive.org/web/20160322070126/http://metta.lk/tipitaka/2Sutta-Pitaka/2Majjhima-Nikaya/Majjhima2/077-mahasakuludayi-p.html.
- Sri Lanka Tripitaka Project (SLTP) (n.d.-c). Vฤซsati-nipฤto (Th ch. 20, gathas 705-948, in Pali). Diakses 2007-05-24 from "METTANET - LANKA" at: https://web.archive.org/web/20101125073300/http://metta.lk/tipitaka/2Sutta-Pitaka/5Khuddaka-Nikaya/08Theragatha/20-Satti-nipatha-p.html.
- Bhikkhu, Thanissaro (2001), The Group of Threes (Itivuttaka 50-99), Access to Insight, diakses tanggal 2007-05-21
- Upalavanna, Sister (trans.) (n.d.-a), Mahฤ-sakuludฤyisuttaแน: Advice to the wandering Ascetic Sakuludayi (MN 77), METTANET - LANKA, diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-22, diakses tanggal 2007-05-22
- Upalavanna, Sister (trans.) (n.d.-a), Nฤซvaranavaggo โ On obstacles (AN 5.6), METTANET - LANKA, diakses tanggal 2007-05-23
- Vajira, Sister; Story, Francis (1998), Maha-parinibbana Sutta: Last Days of the Buddha (DN 10), Access to Insight, diakses tanggal 2007-05-26
- Walshe, Maurice (1995), The Long Discourses of the Buddha: A Translation of the Dฤซgha Nikฤya, Wisdom Publications, ISBNย 0-86171-103-3
Bacaan lanjutan
sunting- Gethin, R.M.L. (2001), The Buddhist Path to Awakening: A Study of the Bodhi-Pakkhiyฤ Dhammฤ, Oneworld Publishers, ISBNย 978-1851682850
- Sayadaw, Ledi (1904). The Requisites of Enlightenment: A Manual by the Venerable Ledi Sayadaw. BPS Pariyatti Editions. ISBNย 978-1-68172-341-9.
Pranala luar
sunting- Sayap-Sayap Menuju Kebangunan, terjemahan bahasa Indonesia dari buku Wings to Awakening - An Anthology from the Pali Canon karya Bhikkhu แนฌhฤnissaro
- Buddhist Encyclopedia (tidak tertanggal). Seven Sets.
- Wings to Awakening: An Anthology from the Pali Canon oleh Thanissaro Bhikkhu.








